PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Khofifah Indar Parawansa

Foto:

Khofifah Indar Parawansa


Nama Lengkap : Khofifah Indar Parawansa

Alias : Khofifah

Profesi : Birokrat

Tempat Lahir : Surabaya

Tanggal Lahir : Rabu, 19 Mei 1965

Zodiac : Taurus


Suami : H.Ir. Indar Parawansa
BIOGRAFI

Khofifah Indar Parawansa mulai menyita lampu sorot panggung politik tanah air setelah sosoknya tampil membacakan pidato pernyataan sikap Fraksi Persatuan Pembangunan (F-PP) dalam Sidang Umum MPR 1998 silam. Tentu saja banyaknya sorotan lampu politik tersebut bukan tanpa alasan. Pidato politisi kelahiran 1965 ini menjadi pidato kritis pertama terhadap pelaksanaan Orde Baru dalam ajang formal nasional setingkat Sidang Umum MPR.

Tak pelak, hampir segenap anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat, pada saat itu didominasi Fraksi Karya Pembangunan (Golkar), Fraksi ABRI dan Fraksi Utusan Golongan, dibuat terperanjat dengan pidato yang menohok jantung para penguasa Orde Baru tersebut. Bukan hanya kritik, aktivis organisasi ini juga menyampaikan berbagai kekurangan, dan kecurangan, Pemilu 1997 seraya melengkapi pidato dengan berbagai ide tentang demokrasi.

Keberanian, sekaligus kecerdasan, Pariwansa dalam menghadirkan kritik terhadap pelaksanaan rezim Orde Baru yang tengah berkuasa sekaligus menjadikan sosoknya sebagai politikus yang disegani di tanah air. Pada 1992, ibu empat anak ini terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 1992 - 1998. Namun, perubahan peta politik pasca lengsernya rezim Orde Baru membuatnya keluar dari PPP dan hijrah ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pada periode 1998-2000, politikus yang sempat bercita-cita menjadi pembalap ini kembali duduk di DPR sebagai wakil PKB. Sosok alumni Pascasarjana FISIP UI ini kembali menunjukkan kiprahnya setelah dilantik sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan pada masa pemerintahan Presiden K. H. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Pada awal 2013, nama mantan Kepala BKKBN periode 1999 - 2001 ini kembali muncul dalam kancah politik nasional Indonesia saat maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur periode 2014 - 2019.

Riset dan analisis: Teylita - Mochamad Nasrul Chotib

PENDIDIKAN
  • (1972-1978) SD Taquma
  • (1978-1981) SMP Khodijah-Surabaya
  • (1981-1984) SMA Khodijah-Surabaya
  • (1984-1991) S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Surabaya
  • (1984-1989) S1 Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah, Surabaya
  • (1993-1997) S2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Jakarta
KARIR
  • (1992-1997) Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI
  • (1995-1997) Pimpinan Komisi VIII DPR RI
  • (1997-1998) Anggota Komisi II DPR RI
  • (1999) Wakil Ketua DPR RI    
  • (1999-2001) Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan
  • (1999-2001) Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional
  • (2004-2006) Ketua Komisi VII DPR RI
  • (2004-2006) Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI
  • (2006) Anggota Komisi VII DPR RI
SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke




ARSIP BERITA
  • Rabu, 28 September 2016 16:20:46 Kemensos beri bantuan Rp 10 juta pada ahli waris korban banjir Garut

    Kemensos beri bantuan Rp 10 juta pada ahli waris korban banjir Garut. Belajar dari peristiwa nahas itu, Khofifah menilai Pemda Garut dan Sumedang harus mengevaluasi tata ruang kota. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan bencana banjir selanjutnya.

  • Rabu, 28 September 2016 13:43:09 Mensos sebut anggota PKH di Muba bertambah 4.480 jiwa

    Mensos sebut anggota PKH di Muba bertambah 4.480 jiwa. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membagikan langsung bantuan ke warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan (Sumsel). Khususnya, melakukan pencairan dana bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

  • Rabu, 28 September 2016 14:28:52 Mensos beri bantuan Rp 10 juta kepada warga eks WN Tim-Tim

    Mensos beri bantuan Rp 10 juta kepada warga eks WN Tim-Tim. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan kepada 16 warga eks Tim-TIM yang berdomisili di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel). Setiap warga mendapat uang tunai Rp 10 juta.

  • Rabu, 28 September 2016 11:56:15 Sambangi Muba, Mensos peringati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional

    Sambangi Muba, Mensos peringati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional. Sejumlah warga dengan pakaian adat Sumsel menyambut kedatangan Khofifah di Balai Agung Sekayu, Muba, Sumsel. Dari pantauan di lokasi, warga sangat antusias menerima kedatangan Khofifah.

  • Jumat, 23 September 2016 17:18:18 Mensos cairkan dana penduduk eks Timtim, per keluarga Rp 10 juta

    Mensos cairkan dana penduduk eks Timtim, per keluarga Rp 10 juta. Sebanyak 24 penduduk eks Timor Timur yang berada di Kediri mendapatkan pencairan dana kompensasi dari pemerintah. Mensos mengatakan pencairan dana kompensasi ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat kepada penduduk eks Timtim di seluruh Indonesia

  • Kamis, 22 September 2016 11:11:46 Tinjau korban banjir Garut, Mensos beri santunan kematian ahli waris

    Tinjau korban banjir Garut, Mensos beri santunan kematian ahli waris. Kepolisian Daerah Polda Jabar mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga Rabu malam, bertambah menjadi 23 orang.

  • Kamis, 22 September 2016 11:16:34 Duka Mensos untuk warga Garut: Kehidupan harus dikuatkan kembali

    Duka Mensos untuk warga Garut: Kehidupan harus dikuatkan kembali. Khofifah mengecek sejumlah tempat yang dijadikan titik pengungsian. Dia juga mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Slamet Garut yang juga terkena banjir .

  • Kamis, 22 September 2016 11:39:30 Mensos santuni ahli waris korban tewas banjir Garut Rp 15 juta

    Mensos santuni ahli waris korban tewas banjir Garut Rp 15 juta. Untuk korban terdampak yang masih hidup berjumlah Rp 900 ribu/jiwa, adapun korban tewas Rp 15 juta. Jumlah itu diberikan sebagai tanda duka cita pemerintah pada korban banjir bandang hebat yang menyapu kawasan Garut, Selasa (20/9) malam.

  • Rabu, 21 September 2016 16:37:15 Presiden perintahkan Mensos tangani bencana di Garut & Sumedang

    Presiden perintahkan Mensos tangani bencana di Garut & Sumedang. Presiden Jokowi mengucapkan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang terjadi di Garut dan Sumedang, Jawa Barat. Presiden langsung memerintahkan Mensos Khofifah Indar Parawansa dan Menkes Nila F Moeloek untuk turun ke lokasi bencana.

  • Minggu, 18 September 2016 00:01:00 Miras, ngelem dan video porno picu kejahatan seksual

    Miras, ngelem dan video porno picu kejahatan seksual. Kondisi demikian, kata Mensos, sudah dalam darurat yang membutuhkan upaya dengan melakukan pencegahan atau preventif, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.