PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Muhammad Nazaruddin

Foto:

Muhammad Nazaruddin


Nama Lengkap : Muhammad Nazaruddin

Alias : Nazaruddin | M. Nazaruddin

Profesi : Politisi

Agama : Islam

Tempat Lahir : Bangun, Simalungun, Sumatera Utara

Tanggal Lahir : Sabtu, 26 Agustus 1978

Zodiac : Virgo

Warga Negara : Indonesia


Istri : Neneng Sri Wahyuni
BIOGRAFI

Dilahirkan di Bangun, 26 agustus 1978, nama Muhammad Nazaruddin semula dikenal sebagai pengusaha sukses bidang pengadaan alat kesehatan, konstruksi, perkebunan, dan jasa. Pada tahun 2002, Nazar, memulai bisnisnya dengan membentuk sebuah CV bernama Anak Negeri di Pekanbaru, Riau. Bakat wirausaha rupanya diturunkan oleh ayahnya.

Baru sebentar saja dirinya memulai bisnis, ia sudah tercatat sebagai komisaris di beberapa perusahaan, di antaranya yaitu PT. Anugerah Nusantara, PT. Panahatan, dan PT. Berhak Alam Berlimpah. Perusahaannya sendiri pun telah berganti menjadi PT. Anak Negeri.

Namanya baru santer diberitakan dan mendadak terkenal saat suami dari Neneng Sri Wahyuni ini terlibat kasus suap pembangunan Wisma Atlet Sea Games XXVI Palembang. Namanya disebut oleh Mindo Rosalina Manulang ketika tersangka kasus suap ini menghadiri persidangan.

Nama Nazar sebelumnya tak pernah hadir dalam dunia politik, usianya yang terbilang muda sering menimbulkan beberapa pertanyaan bercokol di kepala. Pada tahun 2004, Nazar mencoba peruntungan untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui Partai Pembangunan Persatuan. Sayang, usahanya terhenti karena ia gagal memperebutkan kursi dan duduk di Senayan kala itu.

Tak puas dengan hasil pemilihan calon legislatif tahun 2004, Nazar kembali mencalonkan diri menjadi anggota DPR periode 2009-2014 kali ini dari Fraksi Partai Demokrat dengan Daerah Pemilihan Jawa Timur IV. Tidak seperti periode sebelumnya, Nazar berhasil melenggang di Senayan dengan apik.

Kala itu, loyalitas Nazar di Partai Demokrat dipuji-puji sehingga disebut-sebut karena hal itulah Nazar ditunjuk sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat oleh Presiden SBY pada tahun 2010. Bahkan, sumber lain mengatakan adanya kucuran dana dari Nazar untuk ikut menyumbang pasangan SBY-Boediono.

Dalam kasus suap wisma atlet ini, Rosa mengungkapkan adanya keterlibatan pihak lain dalam aliran dana proyek yang bernilai di atas seratus milyar tersebut. Ia sempat menyeret nama mantan bosnya di PT. Anak Negeri. Meski sempat menyangkal tidak kenal dengan Rosa, pada akhirnya Nazarudin berhasil ditangkap selang beberapa bulan dengan penangkapan Rosa.

Ayah dua orang anak ini tertangkap di Kolombia pada tanggal 7 Agustus 2011 oleh polisi daerah setempat. Terungkapnya kasus suap Wisma Atlet ini melahirkan tersangka baru seperti Angelina Sondakh. Nyanyian Nazarudin selanjutnya banyak ditunggu pihak pembela kebenaran, tapi juga meresahkan para koruptor yang bertopeng.

Sesuai keputusan sidang majelis hakim, Nazaruddin terbukti bersalah dan divonis 4 tahun 10 bulan subsider 4 bulan dan denda 200 juta.  

Oleh: Atiqoh Hasan

PENDIDIKAN
  • STIE Bisnis Indonesia, Jakarta (2004) 
KARIR
  • Anggota DPR-RI Fraksi Demokrat, 2009-2014 
  • Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, 2010
  • Pemilik perusahaan PT. Anak Negeri
  • Komisaris PT. Anugerah Nusantara, PT. Panahatan, dan PT. Berhak Alam Berlimpah  
SOCIAL MEDIA
twitter.com/nazaruddin78

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke




ARSIP BERITA
  • Kamis, 8 Desember 2016 07:37:00 Receh bukan berarti remeh

    Masalah pungli amat menjengkelkan, tetapi selalu ada di setiap kehidupan.

  • Rabu, 2 November 2016 14:59:17 KPK enggan beberkan hasil pemeriksaan Agus Marto di proyek e-KTP

    KPK enggan beberkan hasil pemeriksaan Agus Marto di proyek e-KTP. Tudingan terpidana suap proyek Hambalang, Muhammad Nazaruddin yang menyatakan bahwa Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo disebut-sebut telah menerima fee proyek e-KTP kembali menyita perhatian publik.

  • Rabu, 12 Oktober 2016 10:10:55 Kebut usut kasus e KTP, KPK panggil Gamawan Fauzi hari ini

    Kebut usut kasus e KTP, KPK panggil Gamawan Fauzi hari ini. Nama Gamawan berulang kali disebut Nazaruddin terlibat dalam kasus tersebut. Sejumlah orang sudah dimintai keterangannya. Hari ini giliran Gamawan dan dia menghadiri pemanggilan itu.

  • Kamis, 29 September 2016 19:39:59 Kasus korupsi e-KTP, Nazar diperiksa untuk Sugiharto dan Irman

    Kasus korupsi e-KTP, Nazar diperiksa untuk Sugiharto dan Irman. Usai diperiksa, Nazar berceloteh adanya pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus korupsi e-KTP. Nazar juga menyebut kerugian negara lebih dari Rp 2 triliun.

  • Kamis, 29 September 2016 10:59:28 KPK kebut tuntaskan kasus e-KTP, Nazaruddin diperiksa maraton

    KPK kebut tuntaskan kasus e-KTP, Nazaruddin diperiksa maraton. Beberapa hari terakhir, Nazar selalu mengumbar senyum dan vokal membeberkan kasus e-KTP. Bahkan dengan lantang dia menyebut ada aliran uang USD 2,5 juta ke mantan menteri dalam negeri Gamawan Fauzi.

  • Kamis, 29 September 2016 08:52:21 Nazaruddin kembali sudutkan Gamawan Fauzi terima uang USD 2,5 juta

    Nazaruddin kembali sudutkan Gamawan Fauzi terima uang USD 2.5 juta. Pernyataan Nazaruddin yang menyudutkan Gamawan bukan kali pertama. Pada pemeriksaan untuk kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Sugiharto, Nazaruddin juga 'menyerang' mantan Gubernur Sumbar itu.

  • Rabu, 28 September 2016 16:27:50 KPK soal Nazaruddin minta eks Mendagri jadi tersangka: Kita dalami

    KPK soal Nazaruddin minta eks Mendagri jadi tersangka: Kita dalami. Ketua Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menegaskan KPK belum bisa menetapkan status tersangka terhadap mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP. KPK belum menemukan alat bukti.

  • Selasa, 27 September 2016 19:56:15 Nazaruddin minta Gamawan Fauzi dijadikan tersangka kasus e-KTP

    Nazaruddin minta Gamawan Fauzi dijadikan tersangka kasus e-KTP. Mantan bendahara umum partai Demokrat itu juga berkoar bila Gamawan Fauzi telah menerima sejumlah aliran dana dari pengadaan proyek ini. Dia juga mengklaim KPK sudah mendeteksi hal itu.

  • Selasa, 16 Agustus 2016 16:38:57 Gayus Tambunan dan Nazaruddin dapat remisi Kemerdekaan

    Gayus mendapat pengurangan masa tahanan sebanyak enam bulan.

  • Rabu, 15 Juni 2016 19:07:25 Terbukti cuci uang, Nazaruddin divonis 6 tahun penjara

    Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu didenda Rp 1 miliar.