PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Foto:

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan


Nama Lengkap : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Alias : PDIP | PDI Perjuangan

Profesi : Partai Politik


No Relation
BIOGRAFI

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah sebuah partai politik di Indonesia. Partai ini pertama kali berdiri pada tanggal 10 Januari 1999 dan berkantor pusat di Lenteng Agung Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Setelah dibukanya kehidupan kepartaian politik oleh Presiden Habibie, dalam rangka akan diselenggarakannya Pemilu 1999, PDI-P didirikan. Dalam Pemilu ini, PDI-P memperoleh peringkat pertama untuk suara DPR dengan memperoleh 151 kursi. Walaupun demikian, PDI-P gagal membawa Megawati ke kursi kepresidenan, karena kalah suara dalam Sidang Umum MPR 1999 dari Abdurrahman Wahid, dan oleh karenanya Megawati menduduki kursi wakil presiden. Setelah Abdurrahman Wahid turun dari jabatan presiden pada tahun 2001, PDI-P berhasil menempatkan Megawati ke kursi presiden.

Pada 28 Maret 2005, Kongres II PDI-P dibuka di Sanur, Bali, di tengah aksi sekelompok kader yang meminta reformasi di dalam tubuh PDI-P dan terkumpul dalam "Gerakan Pembaruan PDI-P". Kongres ditutup pada 31 Maret, dua hari lebih cepat dari yang direncanakan, dengan terpilihnya kembali Megawati Soekarnoputri secara aklamasi oleh sekitar 1.000 utusan PDI Perjuangan dari seluruh Indonesia sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan periode 2005-2010 beserta sejumlah pengurus lainnya. Sadar akan tuntutan proses regenerasi kepemimpinan dalam tubuh Partai, Megawati menunjuk Pramono Anung Wibowo, seorang politisi muda, sebagai Sekretaris Jenderal. Sedangkan Guruh Sukarnoputra, adik Megawati, yang sebelumnya ikut dalam bursa calon Ketua Umum, terpilih sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan.

Seluruh pengurus inti partai ini dapat dilihat di situs resmi PDIP, kini posisi Sekretaris Jendral sudah digantikan oleh Tjahjo Kumolo yang didampingi oleh wakilnya Eriko Sotarduga.

Pencapaian pada Pemilu Anggota DPR 2009, PDI-P mendapat 95 kursi (16,96%) di DPR hasil Pemilihan Umum Anggota DPR 2009, setelah mendapat 14.600.091 suara (14,0%). Dengan hasil ini, PDI-P menempati posisi ketiga dalam perolehan suara serta kursi di DPR.

Last update 30/12/2013

SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke




ARSIP BERITA
  • Jumat, 23 September 2016 20:06:00 Golkar marah, PDIP sebut pakaikan jas merah biar Ahok tak arogan

    Golkar marah, PDIP sebut pakaikan jas merah biar Ahok tak arogan. Momen saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memakaikan jas merah kepada Basuki T Purnama (Ahok) ternyata membuat Partai Golkar meradang. Golkar menyebut PDIP egois, sebab Ahok adalah milik bersama.

  • Sabtu, 24 September 2016 10:02:00 Adu strategi antara Megawati, SBY dan Prabowo di Pilgub DKI

    Adu strategi antara Megawati, SBY dan Prabowo di Pilgub DKI. Pilgub DKI 2017 ada tiga pasang, Ahok-Djarot yang diusung PDIP, Golkar, NasDem, dan Hanura. Kemudian ada Agus Yudhoyono-Sylviana yang diusung Demokrat, PKB, PPP, dan PAN. Lalu Anies-Sandiaga diusung Gerindra dan PKS.

  • Sabtu, 24 September 2016 00:40:00 PDIP telah serahkan nama-nama anggota tim pemenangan

    PDIP telah serahkan nama-nama anggota tim pemenangan. DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta telah menyiapkan nama-nama yang akan masuk dalam tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI 2017. Walaupun begitu, partai besutan Megawati Soekarnoputri ini tetap akan membuat tim pemenangan internal.

  • Jumat, 23 September 2016 13:46:29 Akan lawan Agus-Sylvia, PDIP sebut Ahok-Djarot sudah sesuai

    Akan lawan Agus-Sylvia, PDIP sebut Ahok-Djarot sudah sesuai. Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Perreira mengaku tidak ingin menganggap remeh pasangan Agus Harimurti dan Sylviana Murni. langkah Agus-Sylviana cukup sulit karena belum pernah muncul ke masyarakat atau pun ikut dalam pelbagai acara politik.

  • Jumat, 23 September 2016 05:30:00 Partai pendukung Ahok saling sikut berebut kendali

    PDIP yang merasa memiliki jumlah kursi DPRD DKI paling banyak yakni 28 kursi, menyatakan sebagai pengusung utama Ahok dan Djarot. Oleh sebab itu, partai besutan Megawati Soekarnoputri ini ingin menjadi ketua tim pemenangan. Namun hal ini membuat tiga partai yang telah terlebih dahulu mengusung Ahok menjadi gerah.

  • Kamis, 22 September 2016 15:58:37 Ini dua syarat NasDem jika PDIP ingin ambil alih timses Ahok-Djarot

    Ini dua syarat NasDem jika PDIP ingin ambil alih timses Ahok-Djarot. Politisi Partai NasDem, Taufiqulhadi mengatakan, partainya tidak masalah jika PDIP ingin mengambil kursi pimpinan tim pemenangan Ahok-Djarot. Pasalnya, yang menjadi prioritas bukan soal siapa nakhoda dari timses tetapi bagaimana Ahok-Djarot menang.

  • Kamis, 22 September 2016 15:33:49 PDIP mau jadi tim pemenangan Ahok, Nusron ngaku tak masalah

    "Kalau saya sih prinsipnya yang penting Ahok-Djarot menang. Dipimpin siapa pun tidak masalah. Wong masalah tim saja," kata Nusron saat dihubungi, Kamis (22/9).

  • Kamis, 22 September 2016 13:07:59 Tolak dukungan ke Ahok, Boy Sadikin keluar dari PDIP

    Sandiaga mengaku telah mengatur pertemuan antara Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto dengan mantan Ketua DPD PDIP Jakarta Boy Sadikin. Bukan hanya itu, Sandiaga juga sudah berkomunikasi dengan Boy perihal persiapan Pilgub nanti. Dikatakan dia, Boy sepakat dan bersedia menjadi pimpinan tim pemenangannya. "

  • Kamis, 22 September 2016 09:39:00 Ketika etika dan cara komunikasi Ahok jadi catatan PDIP

    Ketika etika dan cara komunikasi Ahok jadi catatan PDIP. Tak cuma Megawati yang menyindir Ahok, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga meminta Ahok memperbaiki gaya bicaranya baik dengan tokoh politik, pejabat negara dan masyarakat.

  • Kamis, 22 September 2016 04:44:00 Kekuatan modal paksa Megawati pilih Ahok di Jakarta

    Kekuatan modal paksa Megawati pilih Ahok di Jakarta. Meski tak terlalu mengejutkan, pilihan PDIP mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih menyisakan pertanyaan. Publik menduga, ada peristiwa 'luar biasa' yang membuat PDIP akhirnya mendukung Ahok.