PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Partai Keadilan Sejahtera

Foto:

Partai Keadilan Sejahtera


Nama Lengkap : Partai Keadilan Sejahtera

Alias : PKS

Profesi : Partai Politik

Tanggal Lahir : Sabtu, 20 April 2002

Zodiac : Aries

Warga Negara : Jakarta


No Relation
BIOGRAFI

Partai Keadilan Sejahtera atau yang lebih dikenal dengan PKS merupakan salah satu partai politik di Indonesia. Partai politik ini pertama kali dibentuk pada tanggal 20 April 2002 yang bermula dari sebuah gerakan dakwah yang ada di kampus. Gerakan ini dimulai dengan berdirinya Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) sejak tahun 1967 yang dipelopori oleh Muhammad Natsir. Pada era Orde Baru tahun 1985, banyak tokoh Islam yang tidak setuju dengan asas Pancasila yang harus diterapkan pada seluruh organisasi massa kala itu. Di saat itulah muncullah Jamaah Tarbiyah yang telah merambah ke kampus-kampus. Selanjutnya didirikanlah Lembaga Dakwah Kampus yang dibentuk olah para anggota dari Jamaah Tarbitah. Organisasi inilah kemudian membentuk unit-unit kegiatan mahasiswa. Selanjutnya pada tahun 1986 terbentuklah Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) seiring dengan anggapan bahwa Lembaga Dakwah Kampus terkait dengan kelompok Islam radikal seperti Darul Islam.

Kemudian saat mengadakan pertemuan FSLDK yang diselenggarakan di Malang pada tahun 1998, tercetuslah sebuah deklarasi yang kemudian disebut sebagai deklarasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Organisasi ini muncul dengan mengusung melawan reformasi dan rezim Soeharto yang dipimpin oleh Fahri Hamzah. KAMMI kemudian berubah menjadi sebuah partai Islam sejalan dengan lengsernya kekuasaan Soeharto pada 21 Mei 1998. Para tokoh KAMMI pun mulai mendirikan sebuah partai yang bernama Partai Keadilan (PK). Kendati lahirnya PK erat kaitannya dengan KAMMI, namun keduanya tidak memiliki hubungan secara formal. Partai Keadilan kemudian secara resmi dideklarasikan pada tanggal 20 Juli 1998 di  Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Pendeklarasian ini bersamaan dengan pengangkatan Nurmahmudi Ismail sebagai presiden PK yang pertama. Debut PK dalam pemilihan umum (Pemilu) dilakukan pada Pemilu tahun 1999 dengan perolehan suara sebesar 1,36%. Namun PK tidak mampu memenuhi ambang batas parlemen sebesar 2% yang mengharuskan PK untuk berganti nama. Selanjutnya PK berganti menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dipakai secara resmi sejak tanggal 2 Juli 2003. PKS kemudian ikut serta dalam Pemilu 2004 dengan mendapatkan suara sebanyak 7,34%. Dengan ini, PKS menempatkan wakilnya di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebanyak 45.

PKS juga berkembang dengan menaungi beberapa organisasi seperti Garda Keadilan, Gema Keadilan, Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia (KAPMI), Yayasan Pemuda dan Pelajar Asia Pasifik (YPPAP), Gugus Tugas Dakwah Sekolah (GTDS) serta beberapa kelompok publik yang bergabung secara formal maupun tidak formal seperti  Serikat Pekerja Keadilan (SPK)[12] Perhimpunan Petani Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI),[12] Central for Indonesian Reform (CIR), Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM), Institute for Economics Studies (INFES), Institute of Students and Youth for Democracy (INSYD) dan Yayasan Pengembangan Sumber Daya Pemuda (CYFIS). Dalam sistem perekrutan kader, PKS menerapkan dua pola utama yakni pola rekrutmen individual (al-da'wah al-fardhiyyah) serta pinstitusional (al-da'wah al'amma). Dalam pola pertama, calon kader akan didekati secara personal dan kemudian diajak berpartisipasi dalam berbagai forum yang diadakan PKS seperti usrah (keluarga), halaqah (kelompok studi), liqa (pertemuan mingguan), rihlah (rekreasi), mukhayyam (perkemahan), daurah (pelatihan intelektual) dan nadwah (seminar). Pola perekrutan seperti ini biasanya dilakukan oleh gerakan Islam yang ada di Mesir. Sedangkan dalam pola kedua, PKS akan bergabung dengan beberapa organisasi untuk menarik para calon kader untuk bergabung dengan partai. Sebagai anggota PKS diwajibkan untuk mengucapkan baiat secara lengkap dengan membaca dua kalimat syahadat.

Anggota PKS tercatat tidak hanya dari Indonesia saja, melainkan juga datang dari negara Timur Tengah lainnya, seperti Mesir dan Palestina dengan kader total sebanyak 7,000 orang yang tersebar di 22 negara di dunia. Pada Pemilu 2009 lalu PKS telah berhasil meraup suara sebesar 8,204,946 atau sekitar 7,88%. Saat ini PKS dipimpin oleh Anis Matta.

Riset dan analisa oleh Tryning Rahayu Setya W.

SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke




ARSIP BERITA
  • Jumat, 9 Desember 2016 11:28:56 Sohibul Iman dipolisikan, PKS siap ladeni Fahri Hamzah

    Sohibul Iman dipolisikan, PKS siap ladeni Fahri Hamzah. etua DPP PKS, Dedi Supriadi mengatakan, pihaknya siap saja menghadapi apa yang dilakukan Fahri Hamzah ke polisi. Namun, dia tak mau masuk ke dalam material soal pelaporan Fahri terkait pencemaran nama baik.

  • Jumat, 9 Desember 2016 11:02:29 Sohibul Iman dipolisikan Fahri Hamzah, ini tanggapan dingin PKS

    Sohibul Iman dipolisikan Fahri Hamzah, ini tanggapan dingin PKS. Dedi mengaku, DPP PKS belum secara resmi menerima surat panggilan atau apapun dari Bareskrim Polri terkait laporan mantan kadernya tersebut. Oleh sebab itu, dia belum bisa memberikan komentar lebih dalam.

  • Jumat, 9 Desember 2016 07:33:00 KMP, PDIP dan perebutan kursi pimpinan DPR

    KMP, PDIP dan perebutan kursi pimpinan DPR. Kala itu, PDIP protes keras, merasa 'dikerjai' karena UU MD3. PDIP ingin UU MD3 seperti 2009, proporsional, pembagian kursi pimpinan dan alat kelengkapan dewan berdasarkan perolehan kursi DPR. Sayang, KMP yang kalah di Pilpres, tetap ngotot ingin menguasai parlemen.

  • Kamis, 8 Desember 2016 15:50:13 PKS setuju UU MD3 direvisi, alasannya demi penguatan dewan

    PKS setuju UU MD3 direvisi, alasannya demi penguatan dewan. Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Jazuli Juwaini menyatakan setuju dengan usulan PDIP untuk merevisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD. Revisi UU MD3 dijadikan pintu masuk untuk melakukan kocok ulang pimpinan DPR.

  • Rabu, 7 Desember 2016 19:46:00 Sohibul Iman dilaporkan Fahri Hamzah ke polisi, petinggi PKS bungkam

    Sohibul Iman dilaporkan Fahri Hamzah ke polisi, petinggi PKS bungkam. Fahri melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik Senin (5/12) lalu. Sohibul dituding menyebarkan berita bohong. Sejumlah pejabat PKS enggan menanggapi pelaporan tersebut.

  • Selasa, 6 Desember 2016 07:37:00 Babak baru perseteruan Fahri Hamzah dan pimpinan PKS

    Babak baru perseteruan Fahri Hamzah dan pimpinan PKS. Kisruh pemecatan Fahri Hamzah dari seluruh jenjang keanggotaan PKS belum usai. Kasus pemecatan ini tak hanya sampai di tingkat perdata saja, Fahri Hamzah kini mempolisikan Presiden PKS Sohibul Iman.

  • Senin, 5 Desember 2016 16:10:49 Fahri Hamzah laporkan Presiden PKS ke Bareskrim Polri

    Fahri Hamzah laporkan Presiden PKS ke Bareskrim Polri. Konflik internal antara Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan pimpinan PKS memasuki babak baru. Kali ini, Fahri melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik.

  • Kamis, 1 Desember 2016 16:12:49 PKS nilai jika Jokowi hadir demo 2-12 popularitasnya akan naik

    Sejumlah ormas keagamaan yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) akan menggelar aksi susulan pada 2 Desember besok. Konsentrasi massa akan terpusat di Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Tak seperti biasanya, kali ini aksi akan diisi dengan salat, doa bersama, zikir dan tausiah.

  • Rabu, 30 November 2016 16:45:15 PKS sebut tidak ada alasan partai lain tolak Setnov jadi Ketua DPR

    PKS sebut tidak ada alasan partai lain tolak Setnov jadi Ketua DPR. "Tentu sikap itu juga haknya fraksi masing-masing tapi kau kita semua memahami dengan baik pergantian pimpinan DPR dan alat kelengkapan dewan itu hak dan kewenangan fraksi dan parpol maka mestinya tidak ada menentang," kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli.

  • Selasa, 15 November 2016 02:01:00 Persiapan Pilgub Jatim 2018, PKS Jatim siapkan 4 jagoan

    Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai mempersiapkan diri menyambut Pilgub Jawa Timur 2018‎. Setidaknya, pemilik tujuh kursi di DPRD Jawa Timur ini, menyiapkan empat bakal calon dari internal mereka sendiri.