PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Pramono Anung

Foto:

Pramono Anung


Nama Lengkap : Pramono Anung

Alias : No Alias

Profesi : Politisi

Agama : Islam

Tempat Lahir : Kediri

Tanggal Lahir : Selasa, 11 Juni 1963

Zodiac : Gemini

Warga Negara : Indonesia


Istri : Endang Nugrahani, S.E., AK.
Anak : Hanindhito Himawan P., Hanifa Fadhila P.
BIOGRAFI

Pramono Anung Wibowo atau yang lebih dikenal dengan nama Pramono Anung merupakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang aktif sejak 1998. Pramono Anung kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI masa jabatan 2009-2014 dari Fraksi PDIP. Sebelum terjun ke dunia politik, ia sudah terlebih dahulu menggeluti dunia bisnis dengan banyak memangku posisi penting, misalnya direktur di PT. Tanito Harum (1988-1996) dan PT. Vietmindo Energitama (1979-1982), serta komisaris di PT. Yudhistira Haka Perkasa (1996-1999).

Politisi asal Kediri ini menjalani karir politiknya dengan merangkak dari bawah. Pertama kali terjun ke kancah politik, ia bergabung di PDIP dan menjadi anggota. Karirnya merangkak naik pada tahun 2000 ketika ia menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP PDIP. Tahun 2005, Pramono Anung naik jabatan menjadi Sekretaris Jenderal PDIP. Sebagai Sekjen PDIP, ia bertugas menggerakkan roda partai hingga ke daerah-daerah.

Pramonolah yang memastikan semua organ partai bekerja memenangkan Megawati dalam Pemilu 2009. Pada tahun 2008, Pramono terpilih menjadi tokoh pemimpin muda berpengaruh versi majalah Biografi Politik. Banyak orang mengatakan penghargaan ini akan mendongkrak popularitasnya untuk maju sebagai capres 2009 dari PDIP, namun ia sendiri tidak berpikir demikian.

Ketika SBY terpilih lagi menjadi Presiden RI untuk yang kedua kalinya, Pramono Anung ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPR RI masa bakti 2009-2014, berdampingan dengan Marzuki Ali dari Fraksi Demokrat. Kiprah Pramono di DPR RI semakin mengukuhkan posisi PDIP sebagai partai besar di Indonesia, walaupun bukan partai penguasa, sekaligus menjadi pembuktian bahwa seorang Pramono Anung merupakan politisi yang mumpuni di bidangnya dan memiliki kualifikasi sebagai perpanjangan tangan rakyat untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah.

Pada 11 Januari 2013, dia resmi menyandang gelar doktor ilmu komunikasi dari Universitas Padjajaran. Dia lulus dengan hasil cumlaude. Pramono berhasil mempertahankan disertasinya berjudul "Komunikasi Politik dan Interpretasi para Anggota DPR Kepada Konstituen Mereka." Disertasi ini dibuat berdasarkan penelitian atas 21 anggota DPR terkait motivasi dan komunikasi politik dalam Pemilu 2009.

PENDIDIKAN
  • Teknik Pertambangan ITB (1982)
  • Magister Manajemen UGM (1990)
  • Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran (2013)
KARIR
  • Direktur PT. Tanito Harum, Jakarta (1988-1996)
  • Direktur PT. Vietmindo Energitama, Vietnam (1979-1982)
  • Komisaris PT. Mandiri Hana Persada, Jakarta (1996-1999)
  • Wakil Sekjen DPP PDIP, Jakarta (2000-2005)
  • Sekjen DPP PDIP, Jakarta (2005-2010)
  • Wakil Ketua DPR RI (2009-2014)
PENGHARGAAN
  • Tokoh pemimpin muda berpengaruh 2008 versi majalah Biografi Politik
SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke




ARSIP BERITA
  • Sabtu, 10 Desember 2016 16:33:00 Seskab nilai dorongan sidang istimewa MPR tak wajar

    Seskab nilai dorongan sidang istimewa MPR tak wajar. Pramono menegaskan pemerintah memang wajib dikritik. Namun kritik yang bersifat membangun agar terjadi perubahan ke arah yang lebih baik lagi.

  • Sabtu, 10 Desember 2016 13:08:25 Setkab: Presiden minta Merak-Banyuwangi terhubung jalan tol di 2018

    "2018, tol Trans Jawa pasti jadi. Merak Banyuwangi akan terhubung," ujar Sekretaris Kabinet, Pramono Anung.

  • Rabu, 30 November 2016 10:20:25 5 Poin hasil rapat kabinet, salah satunya soal catut nama Jokowi

    5 Poin hasil rapat kabinet, salah satunya soal catut nama Jokowi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Sekretaris Kabinet, Pramono Anung mengeluarkan surat penyampaian isi arahan Rapat Kabinet Paripurna pada 2 November 2016 lalu.

  • Selasa, 22 November 2016 12:03:44 Istana minta KPK tindak tegas pejabat Dirjen Pajak yang kena OTT

    Istana minta KPK tindak tegas pejabat Dirjen Pajak yang kena OTT. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Eselon III di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan, praktik pungutan liar harus ditindak tegas.

  • Senin, 14 November 2016 17:19:57 Istana persilakan 34 proyek listrik mangkrak era SBY dibongkar

    Istana persilakan penegak hukum bongkar 34 proyek mangkrak era SBY. Pramono menepis adanya tujuan tertentu di balik permintaan kasus ini baru dibuka saat ini. Dia mengatakan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) baru merilis ihwal proyek mangkrak tersebut pada 2 November lalu.

  • Senin, 14 November 2016 15:58:28 Usai Kopassus, Jokowi dijadwalkan sambangi markas Kostrad & Paskhas

    Usai Kopassus, Jokowi dijadwalkan sambangi markas Kostrad & Paskhas. Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan Presiden Joko Widodo akan terus melakukan safari politik ke sejumlah instansi maupun tokoh agama. Dalam waktu dekat, Presiden akan mengunjungi Markas Kostrad dan Paskhas.

  • Senin, 14 November 2016 16:04:01 Istana tegaskan safari Jokowi ke TNI bukan takut mau digulingkan

    Istana tegaskan safari Jokowi ke TNI bukan takut mau digulingkan. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan, langkah Presiden Jokowi tersebut bukan takut dengan isu penggulingan. Kunjungan Jokowi tersebut, kata dia, hanya untuk menjalin komunikasi.

  • Senin, 14 November 2016 16:03:04 Ini alasan istana Jokowi belum terima FPI

    Ini alasan istana Jokowi belum terima FPI. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Presiden Jokowi bisa berkomunikasi dengan pihak mana pun. Namun, Pramono mengatakan, Presiden lebih menginginkan bertemu dengan pihak yang dapat mendinginkan suasana pasca demonstrasi 4 November.

  • Jumat, 4 November 2016 13:46:21 Istana: Dari 34 proyek listrik, 12 di antaranya rugikan negara

    Jika tak kunjung beres Jokowi akan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan.

  • Sabtu, 5 November 2016 00:20:10 Istana beberkan alasan Jokowi tak bisa temui massa di Istana Negara

    Istana beberkan alasan Jokowi tak bisa temui massa di Istana Negara. Aksi demonstrasi di depan Istana Kepresidenan, Jakarta berakhir ricuh. Massa secara tiba-tiba menyerang aparat kepolisian hingga terjadi aksi saling serang.