PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Teten Masduki

Foto:

Teten Masduki


Nama Lengkap : Teten Masduki

Alias : No Alias

Profesi : Politisi

Tempat Lahir : Garut

Tanggal Lahir : Senin, 6 Mei 1963

Zodiac : Taurus

Warga Negara : Indonesia


No Relation
BIOGRAFI

Teten Masduki  dikenal sebagai seorang aktivis anti korupsi di Indonesia. Dia mempunyai latar belakang pendidikan Jurusan Matematika dan Ilmu Kimia, IKIP Bandung (1987) dan Kursus selama tiga bulan tentang kepemimpinan LSM di El Taller, Tunisa(1989).

Nama Teten mencuat ketika Indonesia Corruption Watch (ICW), yang dipimpinnya, membongkar kasus suap yang melibatkan Jaksa Agung (saat itu) Andi M. Ghalib pada masa pemerintahan B.J. Habibie. Inilah pertama kalinya dalam sejarah sebuah lembaga seperti ICW bisa memaksa seorang pejabat tinggi negara turun dari jabatannya.

Sebagai aktivis yang kerap berhadapan orang-orang yang diduga terlibat kasus korupsi, tak jarang Teten mendapat tekanan. Bahkan, pernah diancam akan diburu sampai ke liang kubur sekalipun. Ketika berhadapan dengan Andi M. Ghalib, dia mendapat tuduhan mencemarkan nama baik.

Ada pula pengusaha, yang datanya masuk dalam daftar ICW, menawarkan fasilitas kendaraan dan lain-lain, asalkan datanya tidak diumumkan. Tentu saja ICW menolak. Berkat kegigihannya mengungkap kasus tersebut, Teten dianugerahi Suardi Tasrif Award 1999.

Selain itu Koordinator Indonesia Corruption Watch ini mendapat penghargaan Ramon Magsaysay 2005 dari Yayasan Magsaysay, Filipina, atas perjuangannya dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Penyerahan penghargaan dilakukan di Manila 29 Agustus 2005.

Terlahir dari keluarga petani, masa kecil pria kelahiran 6 Mei 1963 ini dihabiskan di Kecamatan Limbangan, Garut, Jawa Barat. Tidak pernah terbayang dia akan menjadi aktivis antikorupsi, bahkan jenis profesi ini tak dikenalnya. Meski kurang memperhatikan pendidikan anak-anaknya, Masduki, ayah Teten, berpesan agar dia jangan sampai jadi pegawai negeri atau tentara. Teten sendiri ingin menjadi insinyur pertanian.

Tapi setamat dari SMA, dia kuliah di IKIP Bandung, mengambil jurusan kimia. Kesadaran terhadap masalah-masalah sosial sudah tumbuh sejak SMA. Saat kuliah Teten sering ikut kelompok diskusi, mempelajari teori-teori dari yang kiri sampai yang kanan. Sekitar 1985, Teten ikut aksi demontrasi membela petani di Garut, yang tanahnya dirampas. Mulai saat itu dia terjun di dunia aktivis dan setelah lulus direkrut LSM informasi dan studi hak asasi manusia.

Kini Teten adalah salah satu Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Periode 2013-2017. Dia mendampingi Rieke Diah Pitaloka pada pemilihan daerah Jawa Barat yang akan berlangsung pada bulan Februari 2013.

Riset dan analisis oleh Vizcardine Audinovic

PENDIDIKAN
  • Jurusan Matematika dan Ilmu Kimia, IKIP Bandung (1987)
  • Kursus selama tiga bulan tentang kepemimpinan LSM di El Taller, Tunisa(1989)
KARIR
  • Staf peneliti pada Institut Studi dan Informasi Hak Asasi Manusia (1978-1989)
  • Kepala Litbang Serikat Buruh Merdeka Setiakawan (1989-1990)
  • Kepala Divisi Perburuhan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI; 1990-2000)
  • Koordinator Forum Solidaritas Buruh (1992-1993)
  • Koordinator Konsorsium Pembaruan Hukum Perburuhan (1996-1998)
  • Ketua Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch (1998-2008)
  • Anggota Ombudsman Nasional (2000 – sekarang)
  • Sekretaris Jenderal Transparency International chapter Indonesia (2009-sekarang)
PENGHARGAAN
  • Suardi Tasrif Award 1999
  • Alumni Berprestasi IKIP Bandung 2000
  • Penghargaan Ramon Magsaysay, 2005
SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke




ARSIP BERITA
  • Kamis, 8 Desember 2016 17:53:15 Korban meninggal akibat gempa Aceh dapat Rp 15 juta per orang

    Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Teten Masduki, memastikan korban meninggal dan korban luka berat akibat gempa di Aceh akan mendapatkan santunan. Bantuan itu akan diberikan Kementerian Sosial (Kemensos).

  • Rabu, 7 Desember 2016 13:28:14 Sore ini, Kepala Staf Kepresidenan terbang ke Aceh

    Sore ini, Kepala Staf Kepresidenan terbang ke Aceh. Teten menjelaskan, akan melakukan rapat koordinasi dengan Plt Gubernur Aceh di Banda Aceh. Setelah itu, pada Kamis (8/12) pagi, dirinya akan meninjau lokasi yang terkena dampak begitu besar dari gempa bumi berkekuatan 6,4 SR tersebut, yakni di Kabupaten Pidie Jaya.

  • Rabu, 7 Desember 2016 13:28:14 Sore ini, Kepala Staf Kepresidenan terbang ke Aceh

    Sore ini, Kepala Staf Kepresidenan terbang ke Aceh. Teten menjelaskan, akan melakukan rapat koordinasi dengan Plt Gubernur Aceh di Banda Aceh. Setelah itu, pada Kamis (8/12) pagi, dirinya akan meninjau lokasi yang terkena dampak begitu besar dari gempa bumi berkekuatan 6,4 SR tersebut, yakni di Kabupaten Pidie Jaya.

  • Rabu, 7 Desember 2016 10:19:54 Presiden Jokowi utus Kepala Staf Kepresidenan tinjau gempa Aceh

    Presiden Jokowi utus Kepala Staf Kepresidenan tinjau gempa Aceh. Tak banyak yang disampaikan Jokowi menyikapi gempa Aceh. Jokowi juga belum berencana meninjau ke lokasi. "Belum, nanti akan kita ikuti," tegas Jokowi.

  • Senin, 5 Desember 2016 17:07:07 Cerita Wided Bouchamaoui peraih Nobel Perdamaian Tahun 2015

    Peraih Nobel Perdamaian Tahun 2015, Wided Bouchamaoui membagikan pengalamannya saat memenuhi undangan Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki di Gedung Bina Graha, Jakarta. Wided Bouchamaoui mengatakan, dia merupakan salah satu pejuang yang memulihkan demokrasi di Tunisia.

  • Senin, 5 Desember 2016 16:14:13 Bagi pengalaman, peraih Nobel Perdamaian 2015 temui Teten Masduki

    Teten, sapaan akrab Teten Masduki, mengatakan kontribusi Ouided Bouchamaoui dalam demokrasi pluralistik di Tunisia pada tahun 2011 akan menjadi pengetahuan dan pengalaman berharga bagi Indonesia.

  • Rabu, 16 November 2016 18:02:00 34 Proyek listrik mangkrak, KPK bisa usut tanpa ada pengaduan

    34 Proyek listrik mangkrak, KPK bisa usut tanpa ada pengaduan. Kepala staf kepresidenan Teten Masduki menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu menunggu hasil laporan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tentang 34 proyek listrik yang mangkrak.

  • Jumat, 21 Oktober 2016 13:07:45 Berantas pungli, Istana yakin IPK Indonesia bakal membaik

    Berantas pungli, Istana yakin IPK Indonesia bakal membaik. Teten mengakui, rendahnya IPK Indonesia lantaran lemahnya penegakan hukum di Tanah Air, baik oleh Kepolisian maupun Kejaksaan. Namun, kata Teten, masih ada institusi penegakan hukum lain, yakni KPK yang garang memberantas korupsi.

  • Jumat, 21 Oktober 2016 12:51:43 Istana sebut pencarian dokumen TPF tak diberi deadline

    Istana sebut pencarian dokumen TPF tak diberi deadline. Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki menegaskan Presiden Joko Widodo tidak bisa memberikan tenggat waktu kepada Jaksa Agung, HM Prasetyo untuk menelusuri dokumen hasil investigasi TPF terkait kasus kematian aktivis HAM Munir Said Thalib.

  • Selasa, 2 Agustus 2016 17:38:59 Terima Kartini Kendeng, Jokowi janji dampak pembangunan pabrik semen

    Presiden berjanji mengkaji persoalan yang disampaikan Kartini Kendeng.