PROFIL BERDASARKAN ABJAD
N
Isaias Afewerki

Foto:

Isaias Afewerki


Nama Lengkap : Isaias Afewerki

Profesi : -

Agama : Kristen

Tempat Lahir : Asmara, Eritrea

Tanggal Lahir : Sabtu, 2 Februari 1946

Zodiac : Aquarius

Warga Negara : Eritrea


BIOGRAFI

Isaias Afwerki, politisi sekaligus presiden pertama Eritrea, negara di “tanduk“ timur Afrika, yang memerdekakan diri dari Ethiopia pada awal dekade 90an.  Lahir pada tanggal 2 Februari 1946 di Asmara, Eritrea, ia menempuh pendidikan di sekolah menengah Prince Makonnen di Asmara, di mana ia lulus pada tahun 1965. Dia melanjutkan studi di Universitas Haile Selassie yang berlokasi di Addis Ababa, Ethiopia untuk mempelajari teknik pada tahun 1965-66. Pada akhir tahun 1966, ia meninggalkan studi teknik dan menuju Kassala, Sudan, di mana ia bergabung dengan Front Pembebasan Eritrea - Eritrea Liberation Front (ELF) di pengasingan.

Meskipun ia mengkritik kepemimpinan ELF, Isaias tetap menjaga komitmen untuk front tersebut dan bahkan ia memiliki tatoo berlogo "E" pada bahu kanannya sebagai simbol semangat mudanya yang pada masa itu melambangkan ELF. Pada awal tahun 1967, Isaias dan Romadan Nur Muhammad dipilih untuk belajar kursus pelatihan militer di Cina. Mereka menghabiskan hampir dua tahun di Cina untuk mempelajari ideologi politik dan taktik perang gerilya.

Banyak teman-teman terdekat Isaias menggambarkan dia sebagai orang yang cerdas, keras, dan menjaga sikapnya yang senantiasa tidak omong kosong. Salah seorang kritikus asing menggambarkan Isaias sebagai, "Sosok yang sangat tinggi, sangat cerdas, dan keras. Dia telah memilih awal jalan kehidupannya yang melakukan pemberontakan"
Pada tahun 1970, perbedaan pendapat dalam ELF menyebabkan tiga faksi meninggalkan ELF ke dalam tiga kelompok terpisah. Satu faksi berlindung di pegunungan Sahel. Kelompok lain di bawah komando Isaias , berjumlah kurang dari selusin, berangkat ke lereng timur Eritrea. Sementara kelompok ketiga berangkat ke Aden dan kembali dengan kapal ke Eritrea, mendarat di selatan Assab. Ketiga kelompok tersebutakhirnya bergabung menjadi satu dan pergi dengan nama  Eritrean Liberation Front-People's Liberation Front (ELF-PLF). Ketika mereka resmi bergabung pada tahun 1973, mereka berganti nama menjadi Front Pembebasan Rakyat Eritrea (Eritrean Peoples Liberation Front.

Pada tahun 1971, menggunakan sebuah mesin ketik, Isaias menulis sebuah manifesto yang berjudul "Our Struggle and its Goals". Manifesto ini menempatkan penekanan yang kuat untuk mengatasi perbedaan etnis dan agama dan meluncurkan perjuangan revolusioner selama perang kemerdekaan. Pada tahun 1975, Isaias menjadi ketua komite militer EPLF. Pada tahun 1977, di bawah EPLF kongres pertama, ia terpilih menjadi wakil sekretaris jenderal EPLF tersebut. Satu dekade kemudian pada tahun 1987, ia menjadi sekretaris jenderal EPLF tersebut. Dari tahun 1989 sampai 1993, Isaias telah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Pemerintahan Sementara dari Eritrea. Pada tahun 1993, setelah mencapai kemerdekaan secara de-jure, Isaias dipilih oleh majelis Eritrea untuk menjadi presiden.

Pada tanggal 7 Januari 1993, hanya beberapa bulan sebelum referendum untuk kemerdekaan Eritrea, Iasias jatuh sakit hingga sempat koma dan hampir kehilangan nyawanya ketika ia terserang penyakit malaria serebral yang parah. Dia segera diterbangkan oleh Angkatan Udara AS ke Israel untuk menjalani perawatan intensif. Dan pengobatan intensif tersebut berjalan sangat efektif hingga ia bisa disembuhkan.

Riset dan Analisa oleh Atiqoh Hasan

PENDIDIKAN
  • Mantan mahasiswa engineering Adis Ababa University sebelum bergabung dengan ELF
KARIR
  • President of Eritrea ( 27 April 1991 – Incumbent )
  • President of the National Assembly (24 May 1993 – Incumbent)
  • Leader of the People's Front for Democracy and Justice (15 June 1994–Incumbent)
  • Leader of the Eritrean People's Liberation Front (4 October 1978–15 June 1994)

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke




ARSIP BERITA
    Data Kosong