Basuki Tjahaja Purnama

Basuki Tjahaja Purnama

ARSIP BERITA
  • Temui Ahok di Mako Brimob, ini yang dilaporkan Djarot. Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengakui telah menjenguk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, kemarin, Sabtu (17/6). Ia mengaku dalam pertemuan tersebut membahas masalah pekerjaan.

  • Dalam kunjungannya, mantan Wali Kota Blitar ini mengaku sempat berdiskusi mengenai beberapa pekerjaan rumah yang seharusnya diselesaikan di masa kepemimpinan Ahok-Djarot sebelumnya. Seperti RPTRA, revitalisasi Taman Ismail Marzuki dan E-budgeting.

  • Dalam kunjungannya, mantan Wali Kota Blitar ini mengaku sempat berdiskusi mengenai beberapa pekerjaan rumah yang seharusnya diselesaikan di masa kepemimpinan Ahok-Djarot sebelumnya. Seperti RPTRA, revitalisasi Taman Ismail Marzuki dan E-budgeting.

  • Terkait pengunduran diri Ahok, Djarot menilai mempercepat di penetapan dirinya sebagai Gubernur definitif. Hal tersebut disebabkan oleh, waktu menjabat yang sudah tak lagi panjang untuk menyelesaikan program prioritas yang telah mereka susun sebelumnya di tahun 2017.

  • Politisi PPP ini mengaku meski tak menjenguk, dirinya tetap mendoakan Ahok agar diberikan kesehatan dan tabah menghadapi penahanan selama dua tahun yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

  • Djarot mengatakan dirinya tak mungkin bisa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta apabila Ahok tak bersikap legowo dengan menyatakan mundur. Dia mengatakan Ahok bersedia mundur demi kepentingan yang lebih besar ketimbang memikirkan kepentingan diri sendiri.

  • Menurut dia, banding dicabut lantaran pihaknya menganggap banding yang diajukan ke PT DKI tidak lagi relevan atau lebih tepatnya tidak bermanfaat. Mengingat, Ahok sendiri telah mencabut dan menerima putusan pengadilan.

  • Kakak angkat sebut Ahok di penjara jadi ganteng karena berolahraga. Kakak angkat Ahok, Nana Riwayatie menceritakan saat ini mantan Bupati Belitung Timur itu dalam keadaan baik.

  • Jaksa Agung beri sinyal batalkan banding kasus Ahok. Alasan pertama, Ahok sudah menerima putusan pengadilan dan tidak mengajukan banding. Alasan kedua, masih banyak kasus lain yang lebih penting untuk diselesaikan oleh Kejaksaan Agung.

  • Babak akhir kasus Ahok di tangan Jaksa Agung. Beberapa kali Jaksa Agung HM. Prasetyo menyatakan bakal meninjau kasus ini. Belakangan dia menjelaskan alasannya ngotot mengajukan banding. Namun kemarin dia justru memberi sinyal membatalkan banding kasus Ahok.