PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Darmin Nasution

Foto:

Darmin Nasution


Nama Lengkap : Darmin Nasution

Alias : Darmin | Nasution

Profesi : Ekonom

Agama : Islam

Tempat Lahir : Tapanuli, Sumatera Utara

Tanggal Lahir : Selasa, 21 Desember 1948

Zodiac : Sagittarius

Warga Negara : Indonesia


No Relation
BIOGRAFI

Sebelum menjabat Deputi Gubernur Senior di Bank Indonesia, Darmin menjabat sebagai Direktur Jendral Pajak periode 2006-2009, Ketua Bapepam dan Lembaga Keuangan periode 2005-2006 dan Direktur Jendral Lembaga Keuangan, 2000-2005.

Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang pemberhentian Prof. Dr. Boediono dari jabatan Gubernur Bank Indonesia, yang kemudian menjadi Wakil Presiden, maka Deputi Gubernur Senior, Darmin Nasution, menjalankan tugas pekerjaan Gubernur sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia dan pada akhirnya dilantik menjadi Pejabat tetap periode 2009-2015

Darmin sependapat dengan mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom yang meminta Darmin memperbarui Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Kerangka kebijakan pengembangan industri perbankan Indonesia yang dinilai tidak lagi sesuai dengan kondisi saat ini. Menurut Miranda, hal tersebut menjadi tugas pertama sekaligus terberat bagi Darmin sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

Hanya berselang beberapa hari setelah dilantik menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Darmin Nasution terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia periode 2009-2012 dalam Kongres Ke-17 ISEI yang berlangsung di Buktitinggi, Sumatera Barat, 30 Juli hingga 1 Agustus 2009. Darmin menggantikan mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.

Kembali pada Ekonomi Pancasila, menjadi gagasan utama Darmin pada saat Kongres ke-17 ISEI. Dengan rumusan tersebut dan tingkat kebijakan makro dan krisis yang sudah dua kali menimpa Indonesia dalam dua dekade terakhir maka perlu adanya penyempurnaan sistem. Sistem Ekonomi Pancasila menjadi hal terpenting karena salah satu visinya yaitu mengembalikan hajat hidup orang banyak. Itulah gagasan Darmin saat dia menjadi orang terpenting di Bank Indonesia.

PENDIDIKAN
  • S3 Paris-Sorbonne University
  • S2 Paris-Sorbonne University
  • S1 Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
KARIR
  • 2010-2015: Gubernur Bank Indonesia
  • 2009-2014: Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia
  • 2006-2009: Direktur Jenderal Pajak
  • 2005-2006: Kepala Bapepam Lembaga Keuangan
  • 2000-2005 :Direktur Jenderal Lembaga Keuangan
  • Asisten Menteri Koordinator Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara
  • Asisten Menteri Koordinator Produksi dan Distribusi
  • Asisten Menteri Koordinator Industri dan Perdagangan
  • Dirut LPEM-FEUI
SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA
  • Jumat, 18 Agustus 2017 20:14:29 SMK Indonesia banyak dimiliki swasta

    SMK Indonesia banyak dimiliki swasta. Pemerintah saat ini sedang memetakan kepemilikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam mendukung program vokasi. Peta SMK diperlukan salah satunya untuk menentukan anggaran yang dibutuhkan. Pemerintah juga tengah menyiapkan program pelatihan pada tenaga pengajar SMK.

  • Rabu, 16 Agustus 2017 21:22:37 Banyak penyelewengan, anggaran dana desa tak dinaikkan

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan pemerintah belum berniat menaikkan alokasi dana desa pada RAPBN 2018. Dalam RAPBN 2018, dana desa dialokasikan sebesar Rp 60 triliun.

  • Senin, 14 Agustus 2017 15:08:25 Darmin konsultasi ke Jokowi soal peluncuran paket kebijakan jilid 16

    Paket kebijakan jilid 16 nantinya fokus ke tata kerja pemerintah. Misalnya setiap lembaga dan kementerian harus membentuk satgas khusus guna mengawal kinerja lembaga dan kementerian itu sendiri.

  • Senin, 14 Agustus 2017 10:11:43 Ekonomi RI melambat, Menko Darmin sebut dampak 5 tahun lalu

    "Sedemikian dinamis sehingga perekonomian global yang belum juga pulih benar. Belum juga menemukan bentuknya yang baru kemudian bergerak lebih sistematik ke depan. Selain apa yang terjadi kira-kira 4 sampai 5 tahun yang lalu masih terus berlanjut dampaknya," kata Darmin.

  • Senin, 14 Agustus 2017 12:06:23 Pemerintah akui pertumbuhan kuartal II seharusnya 5,4 persen

    Pemerintah akui pertumbuhan kuartal II seharusnya 5,4 persen. Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengakui realisasi pertumbuhan jauh di bawah harapan. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan II 2017 sebesar 5,01 persen dibanding periode sama tahun lalu.

  • Jumat, 11 Agustus 2017 16:57:21 Hadapi paceklik, Menko Darmin belum pastikan RI tidak impor beras

    Hadapi paceklik, Menko Darmin belum pastikan RI tidak impor beras. Pemerintah, lanjutnya, menunggu realisasi panen pada Oktober mendatang. Presiden, menurutnya, tidak ingin ada gejolak harga pangan. Dirut Bulog Djarot Kusumayakti menambahkan jumlah stok beras yang dimiliki aman.

  • Rabu, 9 Agustus 2017 14:34:18 Strategi pemerintah tekan kemiskinan di bawah 10 persen

    Pemerintah Jokowi telah menargetkan penurunan tingkat kemiskinan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019. Pada 2019, angka kemiskinan ditargetkan turun pada kisaran tujuh hingga delapan persen.

  • Rabu, 9 Agustus 2017 13:17:17 Menko Darmin akui pertumbuhan ekonomi tak kurangi ketimpangan

    Menurut Darmin, hal ini dikarenakan banyak pihak yang ternyata tidak bisa menikmati perbaikan ekonomi dalam negeri. Selain itu, adanya kebijakan pemerintah yang tidak cocok dengan sebagian pihak juga menjadi penyebab lambatnya pengurangan ketimpangan.

  • Selasa, 8 Agustus 2017 07:00:00 Ramai-ramai anak buah Jokowi bantah daya beli masyarakat RI menurun

    Pemerintah dihadapkan pada kondisi pelemahan daya beli masyarakat di tengah kondisi perekonomian yang semakin membaik. Pelemahan daya beli tersebut pun berdampak pada penurunan laba sejumlah industri ritel Tanah Air.

  • Selasa, 1 Agustus 2017 15:34:50 Libatkan puluhan K/L, pembahasan lartas ekspor impor berlarut-larut

    Libatkan puluhan K/L, pembahasan lartas ekspor impor berlarut-larut. Banyaknya standar dalam lartas ekspor impor, lanjut Menko Darmin, menimbulkan diskusi yang alot antara K/L terkait. Selain itu, Menko Darmin menegaskan setiap K/L harus memiliki pengelolaan risiko yang senada.