PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Din Syamsuddin

Foto:

Din Syamsuddin


Nama Lengkap : Din Syamsuddin

Alias : Muhammad Sirajuddin Syamsuddin

Profesi : Tokoh Agama

Agama : Islam

Tempat Lahir : Sumbawa Besar NTB

Tanggal Lahir : Minggu, 31 Agustus 1958

Zodiac : Virgo

Warga Negara : Indonesia


Istri : Fira Beranata
Anak : Farazahdi Fidiansyah, Mihra Dildari, Fiardhi Farzanggi
BIOGRAFI

Din Syamsuddin terpilih sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah pada 7 Juli 2005 selama lima tahun menggantikan Ahmad Syafi’i Ma’arif, dan terpilih kembali untuk periode 2010 – 2015

Di bawah kepemimpinan Din Syamsuddin Muhammadiyah terlihat menjaga jarak dengan Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga didirikan oleh tokoh-tokoh dari Muhammadiyah.

Belakangan nama Din Syamsuddin banyak dikaitkan dengan berdirinya Partai Matahari Bangsa (PMB), partai yang didirikan anak-anak muda Muhammadiyah. Walaupun kabar tersebut tidak pernah diakui dan ketika PMB berkeinginan untuk mengusung Din Syamsuddin sebagai capres dalam Pilpres 2009.

Din Syamsuddin dipandang sebagai sosok pemimpin umat Islam bukan hanya karena Din Syamsuddin yang menjabat sebagai Ketua Umum Muhammadiyah, tetapi karena kemampuan yang dimilikinya untuk berdialog dengan seluruh umat beragama baik dengan sesama umat Islam, juga dengan umat beragama lainnya. 

Din Syamsuddin juga pernah diundang ke Vatican untuk memberikan ceramah umum tentang terorisme dalam konteks politik dan ideologi. Din Syamsuddin memandang bahwa terorisme lebih relevan bila dikaitkan dengan isu politik dibandingkan dengan isu ideologi.

Riset dan analisis oleh Ayu Kurnia

Last Update: 27 Maret 2014

PENDIDIKAN
  • Pondok Modern Gontor Jawa Timur (1975)
  • IAIN Jakarta, Sarjana Muda, Fakultas Ushuluddin (BA, 1980)
  • IAIN Jakarta, Fakultas Ushuluddin Jurusan Perbandingan Agama (Drs, 1980)
  • University of California Los Angeles (UCLA), USA, Interdepartmental Programme in Islamic Studies (MA, 1988)
  • University of California Los Angeles (UCLA), USA, Interdepartmental Programme in Islamic Studies (Ph.D, 1991)
KARIR
  • Aktivis Muhammadiyah
  • DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) pada 1985
  • Mengajar di IAIN Jakarta
  • mengajar di UIN Syarif Hidayatullah
  • Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah di tahun 1989 selama 4 tahun
  • Anggota Majelis Hikmat PP Muhammadiyah di tahun 1990
  • Wakil ketua PP Muhammadiyah dari tahun 2000 hingga 2005
  • Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Ketua Litbang Golongan Karya
  • Ketua Umum PP Muhammadiyah 
PENGHARGAAN
  • Menerima Anugerah Tokoh Islam 1433 H dari Kerajaan Pulau Pinang, Malaysia. Sebagai pengakuan dan penghargaan atas perjuangan Ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu dalam menampilkan Islam yang berkemajuan melalui organisasi Muhammadiyah.
  • Ambassador for Peace karena beliau dipandang sebagai sosok pemimpin umat Islam, bukan hanya karena beliau Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, namun lebih karena kemampuannya untuk melakukan dialog dengan seluruh elemen umat beragama, baik Islam maupun umat beragama lainnya
SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA
  • Kamis, 16 Maret 2017 16:00:34 Ketua Muhammadiyah: Umat Islam sangat kehilangan Kiai Hasyim

    Ketua Muhammadiyah: Umat Islam sangat kehilangan Kiai Hasyim. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Siraddjudin Syamsudin datangi acara pemakaman mantan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi. Menurutnya Kiai Hasyim adalah sosok yang berwawasan dan rahmatan lilalamin.

  • Kamis, 2 Februari 2017 15:49:26 Ketua PP Muhammadiyah sambangi MUI beri dukungan ke Ma'ruf Amin

    Ketua PP Muhammadiyah sambangi MUI beri dukungan ke Maruf Amin. "Kami Muhammadiyah memberikan dukungan kepada peran KH Maruf Amin dan para ulama di Indonesia ini yang jasanya besar dan tidak sebanding dengan para pendatang baru yang belum punya prestasi apa-apa yang membuat gaduh republik ini."

  • Kamis, 29 Desember 2016 22:32:00 Din Syamsudin ajak dialog bersama atasi masalah kemajemukan

    Ketua Pergerakan Indonesia Maju, Din Syamsudin, menilai tantangan Indonesia ke depan ancaman kemajemukan agar terpecah belah. Oleh sebab itu, berbagai pihak siapapun harus berdialog bersama menyelesaikan masalah ancaman kemajemukan.

  • Kamis, 29 Desember 2016 13:52:22 Sambangi KPK, Din Syamsuddin kaget Fahmi Darmawansyah tersangka suap

    Sambangi KPK, Din Syamsuddin kaget Fahmi Darmawansyah tersangka suap. Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menjenguk tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan suap terkait pengadaan alat monitoring satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla), Fahmi Darmawansyah.

  • Selasa, 6 Desember 2016 08:03:00 Pro kontra penangkapan 11 orang terduga makar 2 Desember

    Din Syamsuddin menilai usulan Sri Bintang Pamungkas untuk menggelar Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat (SI MPR) justru masuk ke dalam ranah konstitusi. Bukan upaya penggulingan pemerintahan atau upaya makar.

  • Senin, 5 Desember 2016 13:43:21 11 orang ditangkap diduga makar, Din Syamsuddin sebut berlebihan

    Din menilai usulan Sri Bintang Pamungkas untuk menggelar Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat (SI MPR) bukan upaya makar. Din juga melihat pernyataan Rachmawati Soekarnoputri tidak mengandung makna makar.

  • Kamis, 17 November 2016 08:24:00 Ahok sudah tersangka, ramai-ramai minta tak ada demo lanjutan

    Ahok sudah tersangka, ramai-ramai minta tak ada demo lanjutan. Bareskrim Mabes Polri resmi menetapkan Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Ahok ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti yang cukup.

  • Kamis, 17 November 2016 08:02:00 Dipuji setinggi langit pasca Ahok tersangka

    Dipuji setinggi langit pasca Ahok tersangka. Terkait hal ini, banyak yang memuji kinerja kepolisian. Khususnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Tito dinilai sukses mengusut kasus Ahok tanpa intervensi dari pihak manapun.

  • Rabu, 16 November 2016 16:54:54 Ahok tersangka, Din Syamsuddin puji Jokowi karena tidak melindungi

    Ahok tersangka, Din Syamsuddin puji Jokowi karena tidak melindungi. Din Syamsuddin memandang status tersangka kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merupakan proses hukum berkeadilan. Din mengapresiasi pemerintah karena tidak melindungi dan tidak mengintervensi kasus Ahok.

  • Rabu, 16 November 2016 15:57:17 Din Syamsuddin: Tidak ada satu pun yang dianakemaskan oleh Jokowi

    Din Syamsuddin: Tidak ada satu pun yang dianakemaskan oleh Jokowi. Terkait penetapan tersangka terhadap Ahok, Din menilai sebagai jawaban dari tuntutan rakyat pada 4 November lalu. Dia meminta semua pihak utamanya yang ikut berdemo mengawal proses hukum kasus Ahok di kepolisian.