PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Eva Kusuma Sundari

Foto:

Eva Kusuma Sundari


Nama Lengkap : Eva Kusuma Sundari

Alias : Eva Sundari

Profesi : Politisi

Agama : Islam

Tempat Lahir : Nganjuk

Tanggal Lahir : Jumat, 8 Oktober 1965

Zodiac : Balance


No Relation
BIOGRAFI

Eva Kusuma Sundari, wanita kelahiran Nganjuk 45 tahun lalu itu merupakan sosok politikus perempuan yang kerap bersuara di parlemen. Pernyataannya lugas dan tak jarang usulannya menjadi jalan keluar dalam rapat-rapat yang kerap bersitegang dalam dua arus yang saling berhadapan.

Latar belakangnya sebagai pengajar di kampus serta pengalamannya di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) jelas mempengaruhi gaya dan cara Eva berpolitik. Dia pernah jadi dosen, lalu aktif di LSM, kemudian aktif di PDI Perjuangan.

Eva termasuk politikus DPR yang sadar dengan pendidikan. Eva menambahkan pendidikan Strata Satu (S-1) di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya (1991). Tingkat magister dia tempuh dua kali, dua-duanya di luar negeri yakni lulus 1996 di The Hague The Netherlands dan di University of Nottingham, United Kingdom (UK)
(2000).

Sosok Eva terbilang unik. Kendati orang tuanya merupakan aktivis Partai Golkar, namun dia memilih bergabung ke PDI Perjuangan pimpinan Megawati Soekarnoputri. Dia mengaku tidak ada rencana dari awal untuk masuk ke partai ini.

Ketika disinggung perannya sebagai politisi perempuan DPR yang cukup vokal, Eva dengan merendah menepis pandangan tersebut. Ia mengingatkan saat ini susah banyak aktivis perempuan yang memang cukup vokal di
parlemen. Penyebabnya, Eva melihat proses rekrutmen calon anggota DPR tidak ideal dilakukan oleh partai politik.

Salah satunya rekrutmen dengan model koneksi dinasti menjadi penyebabnya.
Anggota Komisi Hukum DPR ini mengaku pekerjaan yang dirasa paling monumental selama menjadi anggota DPR saat dirinya bersama rekan-rekannya memperjuangkan keberadaan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) sebagai alat kelengkapan DPR yang tertuang dalam UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Di sisi lain, di turut serta memperjuangkan penambahan anggaran untuk item trafficking di Kejaksaan. Salah satunya untuk pelatihan jaksa
terkait pengetahuan trafficking.

Selain sadar pendidikan formal, Eva juga termasuk politisi yang kerap mengikuti pelatihan-pelatihan tekait isu perempuan dan anggaran. Seperti sepanjang 2008 Eva mengikuti pelatihan Public Account Committee , Effective Budget Scrutiny dan Public Finance Management. Pada 2007, Eva juga terlibat pelatihan Global Woman Leadership di
Washington.

Tidak hanya melakukan tugas konstitusional seperti soal legislasi dan anggaran, Eva juga termasuk politisi yang kerap terjun langsung melakukan advokasi kepada masyarakat. Dia sering terlibat beberapa isu aktual aktif.

Riset dan analisis oleh Vizcardine Audinovic

PENDIDIKAN
  • S-2 Economics and Development Economics, Faculty of Ekonomics, University of Nottingham, Inggirs, 2000.
  • S-2 Politics of Alternative Development Strategy, Institut of Social Studies, The Hague Belanda, 1996.
  • S-1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya.
KARIR
  • Anggota Steering Commitee Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), 2005.
  • Divisi Pendidikan Kaukus Perempuan Jawa Timur, 1998-sekarang.
  • Anggota Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), 1998-sekarang.
  • Anggota Komisi Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional, Perbankan, Lembaga Keuangan Bukan Bank (Komisi XI) DPR-RI.
SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA
  • Selasa, 7 November 2017 19:04:00 Tepis kritik Fahri pada Jokowi, politisi PDIP sebut pernikahan Kahiyang pesta rakyat

    Eva membela Jokowi dengan menyebut pernikahan Kahiyang lebih tepat dipandang seperti pesta rakyat. Eva menyayangkan Fahri hanya menilai kemewahan dari segi banyaknya peserta undangan yang dikeluarkan oleh Jokowi.

  • Jumat, 3 November 2017 22:12:28 Politisi PDIP sebut alasan Amien Rais minta PAN keluar dari pemerintahan manipulatif

    Eva melanjutkan, bahwa sebenarnya yang mendorong PAN untuk masuk sebagai partai pendukung pemerintah adalah Amien Rais. Tetapi kini justru mantan ketua MPR itu, kata Eva, malah mempersulit posisi dari PAN di pemerintahan.

  • Selasa, 26 September 2017 08:15:00 Demi keadilan, film Jagal dan Senyap harus pula 'wajib' ditonton

    'Panglima harus fair, jangan hanya versi propaganda Orba yang boleh diputarin, tapi juga versi-versi yang lain'.

  • Kamis, 6 Juli 2017 12:49:23 Eva Sundari sebut pelaporan Kaesang untuk serang Jokowi

    Eva meyakini pernyataan Kaesang dalam video blog tersebut tak termasuk kategori ujaran kebencian. Sebab, kata dia, Kaesang tak melontarkan pernyataan yang meminta masyarakat untuk memusuhi kelompok tertentu.

  • Kamis, 6 April 2017 06:41:00 Ketua umum PDIP di persimpangan trah Soekarno

    Ketua umum PDIP di persimpangan trah Soekarno. Persyaratan dan ketentuan pemilihan calon ketua umum tidak diatur dalam AD/RT. Yang jelas siapapun yang ingin jadi Ketum harus mendapat persetujuan dalam kongres.

  • Senin, 30 Januari 2017 11:37:48 Eva Sundari 'happy banget' Antasari akan benahi kader PDIP korupsi

    Mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyatakan segera merapat ke PDIP pada bulan depan disambut baik para kader. Sekretaris Badan, Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari bahkan menyebut Antasari diharapkan bisa membenahi masalah praktik korupsi dilakukan para kader.

  • Jumat, 16 Desember 2016 10:34:31 Tak seperti Prabowo, Megawati tak bakal turun gunung di Pilgub DKI

    Tak seperti Prabowo, Megawati tak bakal turun gunung di Pilgub DKI. Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan, Megawati tak akan ikut turun berkampanye demi memenangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

  • Rabu, 14 Desember 2016 20:01:00 Eva Sundari sebut program KJP Ahok berhasil tekan pernikahan dini

    Eva Sundari sebut program KJP Ahok berhasil tekan pernikahan dini. Anggota Tim Pemenangan Basuki-Djarot, Eva Sundari menyebut program kerja pasangan petahana berpihak kepada kaum perempuan dan anak-anak. Karena mereka menerapkan bantuan pendidikan, Kartu Jakarta Pintar (KJP) serta memberikan vaksin secara gratis.

  • Sabtu, 10 Desember 2016 07:28:00 PDIP marah dibilang kadernya tak ada yang pantas jadi pimpinan DPR

    PDIP marah dibilang kadernya tak ada yang pantas jadi pimpinan DPR. Desmond menyebut, tak ada yang pantas kader PDIP pimpin DPR. Menurut dia, Puan Maharani yang sebetulnya pantas sudah diplot sebagai Menko PMK. Satu orang lagi sebetulnya yang pantas menurut Desmond, dia adalah Ketum PDIP Megawati.

  • Jumat, 9 Desember 2016 11:40:12 Disebut tak pantas pimpin DPR, PDIP banggakan kadernya satu per satu

    Disebut tak pantas pimpin DPR, PDIP banggakan kadernya satu per satu. Anggota Fraksi PDIP Eva Kusuma Sundari tak sepakat dengan pernyataan Desmond. Dia mengungkapkan, banyak anggota Fraksi PDIP yang mumpuni. Dia mencontohkan, dirinya pernah mendapatkan anugerah sebagai salah satu politisi perempuan berpengaruh.