Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Profil

Melchias Marcus Mekeng

Profil Melchias Marcus Mekeng | Merdeka.com

Melchias Marcus Mekeng adalah anggota DPR-RI kelahiran Jakarta, 8 Desember 1963. Pria yang akrab disapa Mekeng ini adalah anggota dari Fraksi Golkar yang ini pernah dipanggil KPK lantaran ia diduga mempunyai sangkut-paut kasus tindak pidana korupsi penerimaan hadiah terkait pengalokasian dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) di Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Ia diperiksa setelah mantan anggota Badan Anggaran dari Fraksi PDI-P, Wa Ode Nurhayati, mendapat panggilan sebelumnya dan ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam beberapa pemberitaan, seusai panggilan KPK, alumnus De La Sale University, Metro-Manila ini lebih memilih untuk bungkam ketika dikonfirmasi mengenai mengapa dirinya dipanggil oleh KPK. Ia hanya menjawab bahwa dirinya melengkapi berkas Wa Ode saja.

Menarik, di sisi lain kasus dugaan korupsi dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID), nama Mekeng juga disebut-sebut dalam pemberitaan Nazaruddin, tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games. Saat menjalani pemeriksaan, Nazaruddin sempat menyebut istilah "Ketua Besar" yang oleh sebagian orang dianggap merujuk pada Mekeng. Informasi yang dianggap penting tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti oleh KPK untuk menyelidiki lebih lanjut mengenai kasus yang merugikan negara triliunan rupiah ini.


Pada 28 Agustus 2012, Mekeng mengundurkan diri dari Banggar DPR. Ia sendiri sudah beberapa kali menyampaikan keinginannya mundur. Mekeng yang juga Wakil Bendahara Umum Partai Golkar mengaku ingin menuntaskan studi pascasarjananya. Namun, pimpinan Badan Anggaran lain meminta Mekeng menunggu sampai pembahasan pengantar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2013 selesai.

Mekeng mengutarakan alasan lain dirinya mundur. Katanya, dia ingin menghindari konflik kepentingan antara jabatan Ketua Badan Anggaran dan Wakil Bendahara Umum Golkar. Kepada Fraksi Golkar di DPR, Mekeng sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya sejak 16 Agustus 2012 lalu.

Riset dan analisa oleh Atiqoh Hasan.

Profil

  • Nama Lengkap

    Melchias Marcus Mekeng

  • Alias

    No Alias

  • Agama

    Katolik

  • Tempat Lahir

    Jakarta

  • Tanggal Lahir

    1963-12-08

  • Zodiak

    Sagittarius

  • Warga Negara

    Indonesia

  • Biografi

    Melchias Marcus Mekeng adalah anggota DPR-RI kelahiran Jakarta, 8 Desember 1963. Pria yang akrab disapa Mekeng ini adalah anggota dari Fraksi Golkar yang ini pernah dipanggil KPK lantaran ia diduga mempunyai sangkut-paut kasus tindak pidana korupsi penerimaan hadiah terkait pengalokasian dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) di Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Ia diperiksa setelah mantan anggota Badan Anggaran dari Fraksi PDI-P, Wa Ode Nurhayati, mendapat panggilan sebelumnya dan ditetapkan sebagai tersangka.

    Dalam beberapa pemberitaan, seusai panggilan KPK, alumnus De La Sale University, Metro-Manila ini lebih memilih untuk bungkam ketika dikonfirmasi mengenai mengapa dirinya dipanggil oleh KPK. Ia hanya menjawab bahwa dirinya melengkapi berkas Wa Ode saja.

    Menarik, di sisi lain kasus dugaan korupsi dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID), nama Mekeng juga disebut-sebut dalam pemberitaan Nazaruddin, tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games. Saat menjalani pemeriksaan, Nazaruddin sempat menyebut istilah "Ketua Besar" yang oleh sebagian orang dianggap merujuk pada Mekeng. Informasi yang dianggap penting tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti oleh KPK untuk menyelidiki lebih lanjut mengenai kasus yang merugikan negara triliunan rupiah ini.


    Pada 28 Agustus 2012, Mekeng mengundurkan diri dari Banggar DPR. Ia sendiri sudah beberapa kali menyampaikan keinginannya mundur. Mekeng yang juga Wakil Bendahara Umum Partai Golkar mengaku ingin menuntaskan studi pascasarjananya. Namun, pimpinan Badan Anggaran lain meminta Mekeng menunggu sampai pembahasan pengantar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2013 selesai.

    Mekeng mengutarakan alasan lain dirinya mundur. Katanya, dia ingin menghindari konflik kepentingan antara jabatan Ketua Badan Anggaran dan Wakil Bendahara Umum Golkar. Kepada Fraksi Golkar di DPR, Mekeng sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya sejak 16 Agustus 2012 lalu.

    Riset dan analisa oleh Atiqoh Hasan.

  • Pendidikan

    • De La Sale University, Metro-Manila
    • SMA Regina Pacis

  • Karir

    • Anggota DPR-RI 2004-2009, 2009-2014
    • Foreign Exchange Trader di Bank DUTA
    • Broker Sertifikat Bank Indonesia di Bank DUTA
    • Manajer di PT Penta Maritim Bierbaum
    • Dirut PT Mersana Investama Utama

  • Penghargaan

Geser ke atas Berita Selanjutnya