PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Siti Nurbaya

Foto:

Siti Nurbaya


Nama Lengkap : Siti Nurbaya

Alias : Siti Nurbaya Bakar

Profesi : Politisi

Agama : Islam

Tempat Lahir : Jakarta

Tanggal Lahir : Selasa, 28 Agustus 1956

Zodiac : Virgo

Warga Negara : Indonesia


Ayah : Mochammad Bakar
Ibu : Sri Banon Bt Abdur Roni
Suami : Rusli Rachman
Anak : Meitra Mivida NR
BIOGRAFI

Di jajaran menteri Kabinet Kerja Presiden Jokowi, terdapat beberapa sosok yang berasal dari partai politik, salah satunya Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar.

Wanita yang saat ini menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia periode 2014-2019 itu sebelumnya adalah kader Partai Nasdem. Di partai pimpinan Surya Paloh itu, Siti Nurbaya menjabat sebagai Ketua DPP sejak masuk di tahun 2013 silam.

Siti Nurbaya sendiri adalah wanita Betawi yang lahir tanggal 28 Juli 1956. Setelah menghabiskan masa muda bersekolah di Jakarta, beliau meneruskan pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus di tahun 1979.

Lepas dari IPB, Siti Nurbaya memulai karir di dunia birokrasi saat dengan menjabat sebagai Kasubid Analisis Statistik Bapedda Lampung di tahun 1981. Kemudian secara karir beliau terus meroket dengan menduduki posisi Kasi Penelitian Fisik Bapedda, Kasi Pengairan Bapedda, Kasi Tata Ruang Bapedda, Kabid Penelitian Bappeda, Kabid Prasarana Fisik Bappeda, dan Wakil Ketua Bappeda Tk.I Lampung.

Sukses berkarir di Bapedda Lampung, membuat Siti Nurbaya diberi mandat di berbagai posisi strategis seperti Sekretaris Jenderal Depdagri di tahun 2001, Dewan Komisaris PUSRI (2011-sekarang), hingga akhirnya menghabiskan sisa masa pengabdiannya sebagai PNS sebagai Sekretaris Jenderal DPD RI (2006-2013).

Tidak salah bila Presiden Jokowi memilihnya sebagai Menteri Lingkungan Hidup, sebab setelah lulus dari IPB Siti Nurbaya juga meneruskan pendidikan S2  International Institute for Aerospace Survey and Earth Sciences (ITC), Enschede, Belanda, dan lulus tahun 1988. Bahkan, beberapa tahun setelahnya beliau juga melanjutkan pendidikan S3 di Institut Pertanian Bogor yang berkolaborasi dengan Siegen University, Jerman.

Sebelum ditunjuk sebagai menteri, Siti Nurbaya juga tercatat aktif sebagai Tenaga Pengajar Perguruan Tinggi di Lingkungan Kopertis wilayah III. Dengan deretan kesuksesan itu, tidak mengherankan bila ibu satu anak ini sering diganjar penghargaan prestisius.

Di tahun 2011 saja, Siti Nurbaya menerima Penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan Penghargaan Pemimpin Pancasila dari Yayasan Indonesia Satu. Wanita yang pernah masuk daftar 99 Most Powerfull Women dari Majalah Globa Asia itu pun pernah meraih Penghargaan Laporan Akuntansi Standart Tertinggi dari Menteri Keuangan RI dari tahun 2008 hingga 2011.

Riset dan analisa: Bramy Biantoro

PENDIDIKAN

Riwayat Pendidikan:

  • 1968 : Lulus dari SD Muhammadiyah III Matraman, Jakarta
  • 1971 : Lulus dari SMP Negeri 50 Slamet Riyadi, Jakarta
  • 1974 : Lulus dari SMA Negeri 8 Bukit Duri, Jakarta
  • 1979 : Lulus dari S1 Istitut Pertanian Bogor
  • 1988 : Lulus dari S2 International Institute for Aerospace Survey and Earth Sciences (ITC), Enschede, Belanda
  • 1998 : Lulus dari S3 Institut Pertanian Bogor, Kolaborasi dengan Siegen University, Jerman

 

Riwayat Kepangkatan:

  • 2004 : Pembina Utama - IV/e
  • 2001 : Pembina Utama Madya - IV/d
  • 2000 : Lektor Madya
  • 2000 : Pembina Utama Madya - IV/c
  • 1997 : Pembina Tk.I - IV/b
  • 1994 : Pembina - IV/a
  • 1992 : Pembina Tk.I - III/d
  • 1988 : Penata - III/c
  • 1984 : Penata Muda Tk.I - III/b
  • 1981 : Penata Muda (Depdagri) - III/a
  • 1979 : Penata Muda (Dep Pertanian) - III/a
KARIR

Riwayat Jabatan :

  • 2014 - sekarang : Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
  • 2013 - sekarang : Ketua DPP Partai NASDEM
  • 2006 - 2013 : Sekretaris Jenderal DPD RI
  • 2012 - 2013 : Ketua Komite Investasi dan Manajemen Resiko PUSRI
  • 2011 - 2015 : Dewan Komisaris PUSRI
  • 2003 - 2004 : Pelaksana Manajemen STPDN
  • 2001 - 2005 : Sekretaris Jenderal Depdagri (Mendagri: Hari Sabarno)
  • 2001 : Sekretaris Jenderal Depdagri (Mendagri: Surjadi Soedirdja)
  • 2001 - sekarang : Tenaga Pengajar Perguruan Tinggi di Lingkungan Kopertis wilayah III
  • 1998 - 2001 : Kepala Biro Perencanaan
  • 1996 - 1998 : Wakil Ketua Bappeda Tk.I Lampung
  • 1995 - 1996 : Kabid Prasarana Fisik Bappeda Lampung
  • 1990 - 1995 : Kabid Penelitian Bappeda Lampung
  • 1988 - 1990 : Kasi Tata Ruang Bapedda Lampung
  • 1985 - 1988 : Kasi Pengairan Bapedda Lampung
  • 1983 - 1985 : Kasi Penelitian Fisik Bapedda Lampung
  • 1981 - 1983 : Kasubid Analisis Statistik Bapedda Lampung
PENGHARGAAN
  • 2011 : Penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono
  • 2011 : Penghargaan Pemimpin Pancasila dari Yayasan Indonesia Satu
  • 2010 : Penghargaan Satya Lencana Karya Satya XXX tahun dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono
  • 2010 : Penghargaan Mitra Kerja Media dari SKH Jurnal Nasional
  • 2009 : Penghargaan Pamong Award dari Forum Komunikasi Purna Praja
  • 2009 : Penghargaan Wibawa Serodja Pendidikan Lemhannas PPSA XVI dari Gubernur LEMHANNAS, Prof.Dr. Muladi SH
  • 2008 - 2011 : Penghargaan Laporan Akuntansi Standart Tertinggi dari Menteri Keuangan RI
  • 2008 - 2010 : Penghargaan 99 Most Powerfull Women Majalah Globe Asia dari Majalah Globe Asia
  • 2008 - 2010 : Penghargaan Perempuan 100 Terinspiratif Majalah Katini dari Majalah Kartini
  • 2006 - 2011 : Penghargaan WTP Laporan Keuangan  dari BPK RI
  • 2004 : Penghargaan Bintang Jasa Satya Lencana Wirakarya dari Presiden RI, Megawati Soekarnoputri
  • 2004 : PNS Teladan Nasional dari Presiden RI, Megawati Soekarnoputri
  • 2004 : Prestasi Kerja yang Luar Biasa dari Mendagri, Hari Sabarno
  • 2004 : Penghargaan Dewan Pers Nasional untuk Partisipasi Pejabat dari Dewan Pers Nasional
  • 2003 : Penghargaan Penerapan Informasi Teknologi dari ITB
  • 2001 : Penghargaan Satya Lencana Karya Satya XX tahun dari Presiden RI, Megawati Soekarnoputri
  • 1996 : Penghargaan sebagai Penerus Generasi 45 dari DHD 45 Lampung
  • 1995 : Medali Perjuangan Angkatan 45 dari DHD 45 Lampung
  • 1995 : Peserta terbaik ke-2 SPAMEN dari LAN RI
  • 1995 : Prestasi Kerja dari LAN RI
  • 1993 : Penghargaan Nasional dalam Aplikasi Sistem Informasi Geografi dari Ikatan Surveyor Indonesia
  • 1989 : Program Dewan Produktivitas Daerah dari Mennaker
  • 1980 : Peserta terbaik no 2 Penataran P4 dari Gubernur Lampung, Yasir Hadibroto
SOCIAL MEDIA
Website : www.sitinurbaya.com

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA
  • Senin, 11 September 2017 12:55:46 Soal reklamasi, DPR sebut kebijakan Menteri LHK buat citra pemerintahan Jokowi buruk

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memutuskan untuk menghentikan moratorium reklamasi pulau C dan D di Teluk Jakarta. Kebijakan dari kementerian yang dipimpin Siti Nurbaya itu pun menuai sorotan.

  • Senin, 7 Agustus 2017 17:11:31 Menteri LHK minta rakor bahas kebakaran hutan segera digelar

    Menteri LHK minta rakor bahas kebakaran hutan segera digelar. Siti menekankan rapat koordinasi sangat diperlukan. Oleh karena itu, dalam waktu dekat Kementerian LHK segera menyurati Sekretaris Kabinet untuk mengajukan permohonan rapat tersebut.

  • Rabu, 2 Agustus 2017 15:12:07 Menteri Siti minta pemda bangun sistem cegah kebakaran hutan

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk mengatasi dan juga mencegah kebakaran hutan. Menurutnya, kerja sama dengan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar koordinasi antara pemerintah pusat dengan petugas yang ada di lapangan.

  • Senin, 8 Mei 2017 17:53:09 Menteri Siti Nurbaya dituding hambat kemajuan industri migas RI

    Menteri Siti Nurbaya dituding hambat kemajuan industri migas RI. Banyak aturan dari kementerian yang menyulitkan pelaku usaha. Arcandra mengakui sudah sering mengajak Menteri LHK Siti Nurbaya untuk berdiskusi menyelesaikan ini. Namun, pihak KLHK belum juga paham. KLHK masih banyak menerbitkan izin seperti Amdal.

  • Jumat, 7 April 2017 14:38:07 Menteri LKH sebut Pemerintah terus kelola sawit secara berkelanjutan

    Menteri LKH sebut Pemerintah terus kelola sawit secara berkelanjutan. Siti Nurbaya meminta Parlemen Eropa melihat luasnya wilayah geografis yang dimiliki Indonesia. Sudah barang tentu hal itu bukan hal yang mudah.

  • Senin, 20 Maret 2017 15:52:19 Dipanggil Jokowi, Menteri Siti lapor soal hutan sosial buat rakyat

    Dipanggil Jokowi, Menteri Siti lapor soal hutan sosial buat rakyat. Kebijakan hutan sosial, kata Siti, telah ada sejak tahun 2007. Namun, saat pemerintahan lalu, kebijakan tersebut belum kuat. Maka itu, Presiden meminta bawahannya untuk mematangkan soal kebijakan hutan sosial bagi masyarakat ini.

  • Senin, 20 Maret 2017 14:46:11 Pemerintah waspada tawaran ganti rugi terumbu karang pakai asuransi

    Pemerintah waspada tawaran ganti rugi terumbu karang pakai asuransi. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, mengatakan, asuransi biasanya tak membayar setimpal dengan kerusakan terumbu karang maupun biaya untuk memperbaikinya.

  • Senin, 27 Februari 2017 16:26:13 Pemerintah target aturan plastik berbayar keluar April

    Pemerintah target aturan plastik berbayar keluar April. Berdasarkan uji coba yang dilakukan pemerintah, realisasi kebijakan tersebut tidak sederhana. Meski banyak didukung kalangan masyarakat, upaya pengurangan kantong plastik juga menghadapi resistensi.

  • Sabtu, 14 Januari 2017 04:30:00 Menteri LHK tagih DKI soal amdal reklamasi Teluk Jakarta

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya memberi kesempatan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) proyek reklamasi Teluk Jakarta. Namun, hingga kini Siti mengaku belum menerima dokumen hasil KLHS tersebut.

  • Minggu, 4 Desember 2016 09:03:00 Menteri Siti Nurbaya: Indonesia bekerja nyata jaga lingkungan dunia

    Komitmen Indonesia ini telah dibuktikan dengan menandatangani Perjanjian Paris tentang Perubahan Iklim pada Upacara Tingkat Tinggi Penandatanganan Perjanjian Paris (high-level Signature Ceremony for the Paris Agreement) yang berlangsung di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, pada 22 April 2016.