PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Sofyan Djalil

Foto:

Sofyan Djalil


Nama Lengkap : Sofyan Djalil

Alias : No Alias

Profesi : Politisi

Agama : Islam

Tempat Lahir : Aceh Timur

Tanggal Lahir : Rabu, 23 September 1953

Zodiac : Virgo

Warga Negara : Indonesia


Istri : Ratna Megawangi
BIOGRAFI

Lahir dari keluarga sederhana di Aceh Timur, Sofyan Djalil harus melalui perjalanan panjang untuk mencapai sebuah kesuksesan. Pria yang diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia ke-16 ini bahkan pernah bekerja sebagai kondektur metromini dan penjaga masjid.

Namun kemudian kegigihannya dalam menggapai asa, membuatnya bisa berkuliah di Universitas Indonesia. Saat itu, dia mengambil studi Hukum Bisnis dan lulus pada tahun 1984. Seiring berjalannya waktu, pria kelahiran 23 September 1953 itu kemudian dipertemukan dengan wanita yang kini menjadi istrinya, Dr. Ir. Ratna Megawangi, MSc. Dari pernikahan tersebut, dia pun telah dikaruniai tiga anak.

Setelah menamatkan pendidikan sarjana di Universitas Indonesia, Sofyan berhasil mendapatkan gelar Master of Arts-nya di Tufts University, Medford, Massachusetts, Amerika Serikat, untuk bidang studi Public Policy, pada tahun 1989. Dua tahun kemudian, dia menamatkan Master of Arts in Law and Diplomacy (M.A.L.D.) di universitas yang sama untuk bidang studi International Economic Relation. Seakan tak ingin menyia-nyiakan waktu, pada tahun 1993, dia sukses memperoleh gelar Doctor of Philosophy dalam bidang studi International Financial and Capital Market Lawstudi and Policy di Tufts University.

Posisi menteri yang diduduki oleh Sofyan saat ini juga bukan sesuatu yang baru baginya. Tercatat sudah tiga kali dia menjabat menteri. Pertama, pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kala itu, dia diangkat menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia ke-2 untuk masa jabatan 21 Oktober 2004 sampai 9 Mei 2007. Selanjutnya, masih pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pria berzodiak Virgo ini kembali dilantik menjadi Menteri Negara BUMN Indonesia ke-4 untuk masa jabatan 9 Mei 2007 sampai 22 Oktober 2009.

Sebelum menjabat menteri, Sofyan telah dipercaya untuk menduduki posisi-posisi penting seperti Komisaris, PT Perusahaan Listrik Negara (1999-Mei 2002), Staf Ahli Menteri Negara Pendayagunaan BUMN bidang Komunikasi dan Pengembangan SDM/Asisten Kepala Badan Pembina BUMN Bidang Komunikasi dan Pengembangan SDM (Juni 1998-Februari 2000), Tim mediasi perundingan pemerintah RI dan GAM di Helsinki, Finlandia, (2004-2005), dan Anggota Tim Pakar, Departemen Kehakiman dan HAM RI (2001-sekarang).

Selain dikenal sebagai praktisi, Sofyan juga mendedikasikan hidupnya sebagai akademisi di berbagai universitas ternama di Indonesia. Mulai tahun 2001 sampai sekarang, dia tercatat sebagai dosen Program Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Kemudian sejak tahun 2000, dia telah mengajar di Program Pasca Sarjana Fakultas Hukum UI.

Riset dan analisa: Destriyana

PENDIDIKAN

Pendidikan:

  • Sarjana Hukum (SH), Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta, bidang studi Hukum Bisnis, tahun 1984
  • Master of Arts (M.A.), The Graduate School of Arts and Sciences, Tufts University, Medford, Massachusetts, Amerika Serikat, bidang studi Public Policy, tahun 1989
  • Master of Arts in Law and Diplomacy (M.A.L.D.), The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Medford, Massachusetts, AS, bidang studi International Economic Relation, tahun 1991
  • Doctor of Philosophy (Ph.D), The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Medford, Massachusetts, AS, bidang studi International Financial and Capital Market Law and Policy, tahun 1993

 

Sertifikasi:

  • Wakil Penjamin Emisi Efek, Panitia Standar Profesi Pasar Modal, tahun 1996
  • Wakil Manajer Investasi, Panitia Standar Profesi Pasar Modal, tahun 1997
KARIR

Karir:

  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia
  • Menteri Negara BUMN Republik Indonesia
  • Menteri Komunikasi dan Informatika
  • Managing Partner, Sofyan Djalil & Partners
  • Komisaris Utama, PT Multi Adiprakarsa Manunggal (Kartuku)
  • Komisaris Independen, PT Kimia Farma, Tbk (Mei 2003-sekarang)
  • Pengurus, Lembaga Komisaris dan Direktur Indonesia, LKDI (2003-sekarang)
  • Anggota, Badan Arbitrasi Pasar Modal Indonesia, BAPMI (2003-sekarang)
  • Anggota Tim Ahli, Komite Nasional Good Corporate Governance (2001-sekarang)
  • Anggota Tim Pakar, Departemen Kehakiman dan HAM RI (2001-sekarang)
  • Konsultan Good Corporate Governance untuk PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Elnusa, PT Jamsostek, PT Waskita Karya, PT Surveyor Indonesia, PT Pupuk Kujang, PT Wijaya Karya, PT Pembangkitan Jawa Bali, PT Pelabuhan Indonesia III, Perum Pegadaian, PT Indonesia Power, PT Pupuk Sriwijaya, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (2001-2004)
  • Konsultan Corporate Communication, untuk PT Caltex Pacific Indonesia, PT PLN Kantor Pusat (200-2004)
  • Direktur Eksekutif, Lembaga Komisaris dan Direksi Indonesia (2001-2003)
  • Komisaris Utama, PT Pupuk Iskandar Muda (1999-Juli 2004)
  • Komisaris, PT Perusahaan Listrik Negara (1999-Mei 2002)
  • Komisaris, PT Pelabuhan Indonesia III (1998-Mei 2001)
  • Anggota, Komite Nasional Kebijakan Good Corporate Governance (1999-2000)
  • Staf Ahli Menteri Negara Pendayagunaan BUMN bidang Komunikasi dan Pengembangan SDM/Asisten Kepala Badan Pembina BUMN Bidang Komunikasi dan Pengembangan SDM (Juni 1998-Februari 2000)
  • Kepala Divisi Riset dan Pengembangan, PT Bursa Efek Jakarta (Maret 1998-Juni 1998)
  • Konsultan, pada Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVI); Brunei Investment Agency (BIA); Tabungan Wajib Perumahan TNI-AD (TWP-AD), dan lain-lain (1997)
  • Konsultan/Narasumber persiapan go public pada berbagai perusahaan PT Garuda Indonesia, PT Telkom, Pasaraya, Pupuk Kaltim, Bank Tata, SZS Consulting, Bank Jaya, dan lain-lain (1997)
  • Peneliti/Konsultan, Centre for Policy and Implementation Studies (CPIS)-Departemen Keuangan, menangani berbagai proyek antara lain Kupedes/Simpedes untuk BRI, Program Restrukturisasi BUMN, Perdagangan Internasional dan Kerjasama Regional, dan lain-lain (1997)
  • Tim mediasi perundingan pemerintah RI dan GAM di Helsinki, Finlandia, (2004-2005)

 

Pengalaman akademis dan organisasi:

  • Dosen, pada Program Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (2001-sekarang)
  • Dosen, pada Program Pasca Sarjana Fakultas Hukum UI (2000-sekarang)
  • Dosen, pada Fakultas Ekonomi dan Program Magister Manajemen Universitas Indonesia (FE-UI dan MM-UI) (1993-sekarang)
  • Dosen, pada Diklat Manajemen LPPM, Jakarta (1997)
  • Dosen, pada Diklat Pengembangan Kepemimpinan Profesional (DPKP) BUMN-Departemen Keuangan (1997)
  • Dosen, pada Program Magister Manajemen Universitas Sahid dan LPPM (1994-1995)
  • Dosen, pada Lembaga Manajemen Keuangan dan Akuntansi (LMKA), Yayasan Pengembangan Insan Pasar Modal (Yuppies), LM-Gika, Equitas Institute (1994-1995)
  • Dewan Kehormatan Pusat Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) 2008-2011.
SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA
  • Selasa, 10 Oktober 2017 11:38:50 Banyak hilang, Pemerintah Jokowi amankan danau sebagai aset negara

    Sejumlah isu permasalahan pengelolaan situ antara lain adalah tidak jelasnya batas dan status kepemilikan situ, belum adanya aturan tentang pengelolaan situ, banyaknya alih fungsi lahan situ, serta tingginya pendangkalan akibat sedimentasi situ. Kemudian permasalahan lainnya adalah terjadinya pencemaran akibat limbah.

  • Jumat, 6 Oktober 2017 07:31:00 Para kandidat Cawapres Jokowi di 2019

    Para kandidat Cawapres Jokowi di 2019. Partai politik tengah bersiap menyambut Pemilu serentak 2019. Meski masih dua tahun lagi, proses tahapan pemilu telah dibuka oleh KPU sejak Oktober 2017.

  • Kamis, 17 Agustus 2017 16:00:00 Pemerintah targetkan 7 juta lahan tersertifikasi tahun depan

    Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah akan melakukan sertifikasi lahan masyarakat sebanyak 7 juta pada 2018. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan target sertifikasi lahan tahun ini sebesar 5 juta.

  • Senin, 14 Agustus 2017 18:43:51 Bos BPN ungkap ada 3.700 hektar ladang garam tak produktif di Kupang

    Di tengah krisis kelangkaan, ternyata ada 3,700 hektar ladang garam yang tidak diolah. Lahan garam yang tidak produktif tersebut berada di Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur. Hak Guna Usaha (HGU) lahan tersebut dimiliki oleh PT Panggung sehingga pemerintah tidak bisa mengelolanya.

  • Jumat, 7 Juli 2017 17:08:53 Butuh ratusan ribu hektar tanah untuk pindahkan Ibu Kota RI

    Pemerintah sudah menyiapkan 3 daerah yang akan menjadi pengganti Jakarta, di mana 2 daerah di antaranya berada di Kalimantan. Meski begitu, pemerintah akan menyeleksi daerah-daerah tersebut agar sesuai dengan kriteria untuk menjadi Ibu Kota.

  • Selasa, 4 Juli 2017 11:47:54 Pindah ibu kota, pemerintah cari alternatif selain Palangkaraya

    Pindah ibu kota, pemerintah cari alternatif selain Palangkaraya. Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, menegaskan pemindahan Ibu Kota masih dalam tahap studi. Dia menekankan, keputusan administratif soal pemindahan Ibu Kota hanya bisa dilakukan Presiden Joko Widodo.

  • Rabu, 3 Mei 2017 12:22:36 Jokowi instruksikan Sofyan Djalil tangani sengketa lahan di Cisadang

    Selain membantu mendapatkan akses hutan sosial, Sofyan Djalil rencananya menyediakan penampungan untuk petani Cisadang. Penampungan itu dalam bentuk lahan yang bisa digunakan untuk bermukim.

  • Selasa, 11 April 2017 19:03:39 Lahan kian sempit, Indonesia butuh regulasi pertanahan

    Lahan kian sempit, Indonesia butuh regulasi pertanahan. Kebutuhan pemerintah akan tanah untuk kepentingan publik, seperti infrastruktur dan perumahan murah, terus meningkat. Menteri Sofyan menjadikan Vietnam sebagai contoh negara berhasil mendapat manfaat dari pengaturan tanah.

  • Selasa, 11 April 2017 14:12:02 Pemerintah Jokowi batalkan kenakan pajak tanah menganggur

    Pemerintah Jokowi batalkan kenakan pajak tanah menganggur. Alasannya, kondisi ekonomi saat ini tidak mendukung. Pemerintah membutuhkan dukungan industri properti. Mengingat, pertumbuhan bisnis properti bakal memberikan dampak positif kepada sekitar 174 sektor industri lain.

  • Selasa, 11 April 2017 11:43:46 Menteri Sofyan isyaratkan beleid bank tanah terbit Juli 2017

    Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengisyaratkan, peraturan pemerintah terkait bank tanah bakal keluar selambatnya Juli mendatang. Dengan beleid itu, pembangunan berbagai infrastruktur, termasuk perumahan dan kawasan industri, diharapkan dapat terakselerasi.