PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Suhardi Alius

Foto:

Suhardi Alius


Nama Lengkap : Suhardi Alius

Alias : No Alias

Profesi : Tokoh Kepolisian

Tempat Lahir : Jakarta

Tanggal Lahir : Kamis, 10 Mei 1962

Zodiac : Taurus


No Relation
BIOGRAFI

Sepertinya, salah satu kebiasaan Gubernur Jakarta Joko Widodo, atau Jokowi, yang terkenal suka 'blusukan' (Jawa, bermain hingga ke tempat terpencil - pen.) ke berbagai pelosok dan wilayah sempit ibu kota untuk bertatap langsung dan mendengar sendiri permasalahan kehidupan warga Jakarta bakal memperoleh saingan berat. Adalah Irjen Polisi Drs. Suhardi Alius, yang juga menjabat sebagai Kadiv Humas Polri, juga dikenal memiliki kebiasaan 'blasak-blusuk' ke berbagai kantor Polsek maupun Polres, bahkan hampir setiap malam, hanya untuk mengetahui dan memonitor langsung kinerja anak buahnya.

Memang, sosok Suhardi Alius sebagai perwira tinggi Polri dikenal dekat dengan anak buahnya. Memulai pekerjaan hariannya sebagai Penyidik Utama Dit II/Bareskrim Polri, karir kepolisian Suhardi alius bisa disebut menanjak cukup cepat. Pada 2004, perwira polisi kelahiran Jakarta ini dipercaya mengampu jabatan sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.

    Selang setahun kemudian, Alius dipromosikan sebagai Direskrimum Polda Metro Jaya sekaligus merangkap sebagai Koorsprim Polri. Pada 2009, kembali perwira sekaligus pemegang gelar Magister Hukum ini dipercaya memangku dua jabatan sekaligus Dir Minwa PTIK dan Dir V/Tipiter Bareskrim Polri. Hanya berjarak dua tahun, Alius kembali menerima promosi jabatan sebagai Wakapolda Metro Jaya, sebelum dilantik sebagai Kadiv Humas Polri pada 2012 lalu.

Dalam menjalankan tugas keseharian sebagai perwira polisi, Alius memang memiliki 'pendekatan lain' dari kebanyakan petinggi penyandang bintang kemiliteran. Tidak tanggung-tanggung, Jendral Polisi kelahiran 1962 ini bahkan tidak ragu menyamar laiknya warga sipil hanya demi mengetahui secara langsung bagaimana petugas lapangan yang berada di bawah kelembagaannya melayani masyarakat.

Tak heran jika siasat Alius berdasar hasil kegiatan 'blusukan ala Jokowi' tersebut membuahkan hasil maksimal yang membuatnya sangat mafhum akan dinamika dan kondisi anak buahnya sendiri di lapangan. Meskipun lebih menyukai menyebut 'kegiatan malamnya' dengan istilah 'kluyuran', tak urung Jendral Polisi dengan dua bintang di pundak ini justru memuji kinerja anak buahnya dengn menyebut para bintara yang terjun ke lapangan sebagai ujung tombak Polri.

Buah manis lain dari kegiatan kluyuran Suhardi Alius adalah inspirasi untuk menulis buku bertajuk Mengubah Pelayanan Polri Dari Pimpinan ke Bawahan yang, tentu saja, diharapkan akan banyak membntu masyarakat memahami siapa sesungguhnya Polri beserta tugas dan amanat yang dipikul lembaga keamanan masyarakat tersebut.

Riset dan analisis: Mochamad Nasrul Chotib - Teylita

KARIR
  • Penyidik Utama Dit II/Bareskrim Polri
  • Kapolres Metro Jakbar (2004)
  • Direskrimum Polda Metro Jaya (2005)
  • Koorsprim Polri (2005)
  • Dir Minwa PTIK (2009)
  • Dir V/Tipiter Bareskrim Polri (2009)
  • Wakapolda Metro Jaya (2011)
  • Kadiv Humas Polri (2012)
SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA
  • Selasa, 22 Agustus 2017 12:17:13 Kepala BNPT: Tidak ada satu tempat di Indonesia steril dari terorisme

    Membuat basis di Asia Tenggara dari Poso sampai Filipina, ISIS semakin menajamkan ideologi radikal di berbagai kawasan. Bahkan saat ini tidak ada satu tempat di kabupaten kota di Indonesia yang benar-benar steril dari radikalisme maupun terorisme.

  • Rabu, 16 Agustus 2017 01:17:00 Cerita kepala BNPT bertemu eks teroris Umar Patek di Lapas Porong

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Suhardi Alius melakukan kunjungan ke Lapas kelas 1, Porong, Sidoarjo untuk menemui mantan bomber, Umar Patek. Langkah ini sebagai upaya mengurai masalah terorisme dari hulu sampai hilir

  • Selasa, 8 Agustus 2017 08:15:00 Kepala BNPT sebut 1.200 orang sudah ditangkap karena terorisme

    Kepala BNPT sebut 1.200 orang sudah ditangkap karena terorisme. Saat ini tidak ada satu pun provinsi, kota dan kabupaten yang steril dari terorisme. Selama ini anak muda yang masih labil dan mencari jati diri menjadi target pencucian otak. Cirinya, suka menyendiri dan membuat kelompok eksklusif.

  • Selasa, 18 Juli 2017 20:41:33 Kepala BNPT: Kita tak bisa biarkan terorisme rusak kedamaian bangsa

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Suhardi Alius melihat adanya potensi ancaman teror di objek vital nasional lingkungan sektor energi. Untuk itu perlu diambil langkah-langkah strategis untuk mengantisipasinya.

  • Senin, 17 Juli 2017 17:54:36 Kepala BNPT: Saat ini proses radikalisasi lebih terbuka

    Penanggulangan terorisme tidak semata-mata menjadi tugas pemerintah, tetapi harus melibatkan beberapa pihak termasuk masyarakat. Sinergi kebangsaan melalui partisipasi seluruh elemen masyarakat penting untuk mewujudkan Indonesia damai dalam bingkai Kebhinekaan.

  • Senin, 17 Juli 2017 18:46:29 Kepala BNPT minta Telegram blokir konten terorisme dan buat SOP

    Keputusan pemerintah memblokir Telegram versi web sudah melalui evaluasi bersama seluruh aparat penegak hukum terkait, yang dipimpin Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Hal tersebut karena terbukti banyak digunakan untuk menyebar konten terorisme.

  • Senin, 3 Juli 2017 14:31:16 Langkah BNPT cegah alumnus Suriah tebar teror di Indonesia

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Suhardi Alius mengatakan saat ini terdapat alumnus Suriah telah kembali ke Indonesia. Namun belum diketahui secara pasti jumlah mereka.

  • Sabtu, 6 Mei 2017 23:04:18 Kepala BNPT: Penyebaran paham radikal di kampus sudah gawat sekali

    Dia meminta para rektor benar-benar memperhatikan perekrutan tenaga pendidik. Sebab, jangan sampai penyebaran radikalisme justru masuk melalui ajaran-ajaran dari tenaga pendidik itu sendiri.

  • Jumat, 21 April 2017 14:26:43 Cegah terorisme, BNPT kerjasama dengan Fatayat NU

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius menyatakan, peranan perempuan sangat penting dalam membendung radikalisme dan terorisme dari level paling dasar yaitu keluarga.

  • Jumat, 21 April 2017 08:14:53 Kepala BNPT sebut paham radikal mudah menyasar lembaga pendidikan

    Suhardi menyatakan target pelaku teror guna merekrut penganut ideologi radikalisme dan terorisme keagamaan kini cenderung bergerak semakin 'muda'.