PROFIL BERDASARKAN ABJAD
INDONESIA
Syaifullah Yusuf

Foto:

Syaifullah Yusuf


Nama Lengkap : Syaifullah Yusuf

Alias : Gus Ipul

Profesi : Politisi

Agama : Islam

Tempat Lahir : Pasuruan, Jawa Timur

Tanggal Lahir : Jumat, 28 Agustus 1964

Zodiac : Virgo

Hobby : Membaca

Warga Negara : Indonesia


Ayah : H. Ahmad Yusuf Cholil
Ibu : Hj. Sholichah Hasbulloh
Istri : Ummu Fatma
Anak : Selma Halida, Moh. Falihuddin Daffa, Moh. Rayhan Hibatullah, Moh. Farrelino Ramadhan
BIOGRAFI

Drs. Syaifullah Yusuf atau yang akrab dipanggil Gus Ipul adalah Wakil Gubernur periode jabatan 2009 hingga 2014. Gus Ipul lahir di Pasuruan, Jawa Timur pada tanggal 28 Agustus 1964 dari pasangan (Alm) H. Ahmad Yusuf Cholil dengan Hj. Sholichah Hasbulloh.

Sebenarnya sejak kecil, Gus Ipul bercita-cita menjadi guru madrasah, karena melihat kondisi madrasah yang menyedihkan. Cita-cita tersebut tampaknya juga dipengaruhi oleh ayahnya yang merupakan seorang pegawai Departemen Agama dan juga seorang guru agama di SD dan SMP. Demi mewujudkan cita-cita mulia itu, Gus Ipul menempuh pendidikan dasar dan menengah di pesantren di Jombang sampai lulus sekolah menengah atas. Selam bersekolah, dia sudah terbiasa bergaul dengan banyak orang dari berbagai kalangan, bahkan yang berbeda agama sekalipun. Bagi Gus Ipul, bergaul dengan semua orang beragama itu menambah rasa kebangsaan di dalam diri. Selepas lulus SMA ketika akan melanjutkan ke jenjang studi yang lebih tinggi. Pamannya, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyuruh Gus Ipul untuk kuliah di Jakarta. Gus Ipul kemudian melanjutkan studinya di Universitas Nasional. Selama menjalani masa studinya, Gus Ipul juga menimba ilmu secara langsung kepada Gus Dur yang kala itu menjabat sebagai Ketua Umum PB NU.

Dari sinilah, Gus Ipul mulai masuk ke dunia politik. Gus Ipul mengawali karir politiknya dengan bergabung pada organisasi GP Ansor. Pada tahun 2000, Gus Ipul ditunjuk untuk menjadi ketua umum GP Ansor hingga tahun 2005. Pada Pemilihan Umum tahun, Gus Ipul terpilih untuk menjadi anggota DPR dari fraksi PDIP. Sewaktu itu, Gus Ipul dianggap sebagai lambang aliansi dari Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri karena Gus Ipul adalah orang kepercayaan Gus Dur dan ditempatkan di PDIP. Ketika hubungan Gus Dur dan Megawati merenggang maka pada tahun 2001, Gus Ipul mengundurkan diri dari PDIP dan juga dari DPR lalu kemudian bergabung dengan PKB. Pada muktamar PKB tahun 2002, Gus Ipul terpilih menjadi Sekretaris Jenderal PKB mengalahkan kandidat kuat lainnya, Alwi Shihab yang juga memperebutkan posisi ketua umum.

Setelah menjabat sebagai Sekjen PKB, Gus Ipul ditunjuk untuk menjadi Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kabinet Indonesia Bersatu periode Oktober 2004 hingga Mei 2007. Konflik internal di tubuh PKB yang berujung dengan dicopotnya Syaifullah Yusuf dari jabatan Sekjen PKB berimbas pada jabatan menteri yang kala itu dia pegang. Karena Gus Ipul tidak dianggap lagi sebagai representasi PKB maka dia digantikan oleh Lukman Edy yang juga menggantikannya sebagai Sekjen PKB. Di tahun 2005, Gus Ipul juga menjabat sebagai ketua umum GP Ansor untuk masa bakti 2005 hingga tahun 2010.

Pada tahun 2008, Gus Ipul maju mendampingi Soekarwo dalam pemilihan umum Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur. Akhirnya, Syaifullah Yusuf terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Soekarwo setelah pemilihan umum diselenggarakan selama dua putaran (putaran pertama tanggal 23 Juli 2008 dan putaran kedua tanggal 4 November 2008) serta pemilihan ulang putaran kedua di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang tanggal 21 Januari 2009. Pelantikan Gus Ipul dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2009 oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto.

Gus Ipul kembali terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur pada Pilgub Jatim 2013. Gus Ipul menjadi wakil gubernur mendampingi Soekarwo yang menjadi Gubernur Jatim. Hal ini menandakan banyak warga Jatim yang puas dengan pimpinan Soekarwo dan Gus Ipul sehingga keduanya dipercaya kembali memimpin Jawa Timur.

Last update 25 September 2013 pukul 17 :49

Riset dan Analisa: Fathimatuz Zahroh

PENDIDIKAN
  • Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang, selesai tahun 1979
  • Sekolah Menengah Pertama Islam Pasuruan, selesai tahun 1981
  • Sekolah Menengan Persiapan Pembangunan Negeri Pasuruan, selesai tahun 1985
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta, selesai tahun 2003
KARIR

Pengalaman Organisasi :

  • Ketua Senat Fisip Unas Jakarta tahun 1988 -1990
  • Ketua HMI Cabang Jakarta tahun 1990 -1992
  • Pengurus Pusat IPNU tahun 1992 -1994
  • Ketua Pimpinan Pusat IPNU, tahun 1990 – 1995
  • Wakil Sekjend PP GP Ansor tahun 1995
  • Sekretaris Jendral AMNU
  • Sekretaris Jendral DPP Partai Kebangkitan Bangsa Th 2002 – 2004
  • Ketua Umum PP GP Ansor tahun 2000 – 2005
  • Ketua Umum PP GP Ansor tahun 2005 – sekarang
  • Wakil Gubernur Jawa Timur
SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA
  • Jumat, 17 November 2017 13:38:28 Pakde Karwo: Kalau partai dukung Khofifah, saya pribadi dukung Gus Ipul

    Perbedaan pilihan dengan partainya merupakan pilihan yang berat. Secara pribadi, ia telah bekerjasama dengan Gus Ipul selama hampir 10 tahun memimpin Jawa Timur. Dia berharap keputusannya tak akan mempengaruhi hubungannya dengan partai.

  • Rabu, 8 November 2017 20:17:45 Hasil rapat gabungan, ketua tim pemenangan Gus Ipul-Anas dari PKB

    Hasil rapat gabungan, ketua tim pemenangan Gus Ipul-Anas dari PKB. Supaya tim ini lebih memiliki kekuatan soal mutu (kualitas), PDIP dan PKB akan menggandeng perguruan tinggi agar bisa memberikan wawasan kuat bagi tim pasangan Gus Ipul-Anas.

  • Senin, 6 November 2017 12:31:02 Amir Syamsuddin: Gus Ipul tak perlu lagi dukungan Demokrat

    Amir Syamsuddin: Gus Ipul tak perlu lagi dukungan Demokrat. Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin mengakui tak ada calon lain yang jadi pertimbangan partainya di Jawa Timur selain Khofifah. Sebab, menurut dia, incumbent Saifullah Yusuf sudah mendapatkan dukungan besar dari PDIP dan PKB.

  • Senin, 6 November 2017 04:02:00 Cak Imin minta Gus Ipul dan Azwar Anas tak lupakan kaum disabilitas

    Cak Imin minta Gus Ipul dan Azwar Anas tak lupakan kaum disabilitas. Cak Imin mengingatkan, fasilitas publik khusus kaum disabilitas hingga memberikan satu persen lapangan kerja harus menjadi salah satu prioritas pasangan yang didukung PKB dan PDIP itu jika menang dalam Pilgub 2018 mendatang.

  • Senin, 6 November 2017 02:13:00 PWNU Jatim ungkap 'mahar' dukungan buat Gus Ipul dan Anas

    PWNU Jatim ungkap 'mahar' dukungan buat Gus Ipul dan Anas. Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Hasan Mutawakkil Alallah mengaku, dukungan para kiai kepada Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilgub Jawa Timur tidak cuma-cuma alias tak gratis. Tapi dengan syarat.

  • Senin, 6 November 2017 02:13:00 PWNU Jatim ungkap 'mahar' dukungan buat Gus Ipul dan Anas

    PWNU Jatim ungkap 'mahar' dukungan buat Gus Ipul dan Anas. Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Hasan Mutawakkil Alallah mengaku, dukungan para kiai kepada Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilgub Jawa Timur tidak cuma-cuma alias tak gratis. Tapi dengan syarat.

  • Jumat, 3 November 2017 02:02:00 Penganut NU Khittah deklarasi dukung Khofifah

    Penganut NU Khittah deklarasi dukung Khofifah. Khofifah Indar Parawansa dinilai layak menjadi gubernur Jawa Timur. Sebab, dalam perjuangan politiknya, Menteri Sosial yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini tidak pernah keluar dari garis 9 Pedoman Politik Warga Nahdlatul Ulama (NU).

  • Selasa, 31 Oktober 2017 15:46:30 Didemo buruh dan sopir angkutan, Gus Ipul janji cari solusi

    Didemo buruh dan sopir angkutan, Gus Ipul janji cari solusi. Menurut Gus Ipul, menyelesaikan persoalan buruh tidaklah mudah. Perlu ada kehati-hatian dan pendalaman masalah dan duduk bersama.

  • Selasa, 31 Oktober 2017 14:13:33 Ini kata Gus Ipul dipasangkan sama Azwar Anas maju Pilgub Jatim oleh PDIP

    Cawagub Azwar Anas yakin dalam Pilgub Jatim tak akan seperti Pilgub DKI yang sempat panas dengan adanya isu SARA.

  • Senin, 30 Oktober 2017 15:57:44 Indo Barometer: Gus Ipul tetap tertinggi, Risma lampaui Khofifah

    Untuk tingkat pengenalan tertinggi (popularitas), Wagub Jatim saat ini Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berada di posisi tertinggi dengan 94,3%, disusul Mensos Khofifah Indar Parawansa 92,9%, Walikota Surabaya Tri Rismaharini 83,0%, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas 36,0%.