Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Profil

Tetty Kadi Bawono

Profil Tetty Kadi Bawono | Merdeka.com

Tetty Kadi Bawono merupakan seorang penyanyi asal Indonesia sekaligus anggota DPR dari partai Demokrat. Ia merupakan anak dari Kolonel Kadi dan sepupu dari A. Riyanti, pencipta lagu populer di Indonesia. Di era 1970an, masyarakat sangat mengagumi lagu-lagu yang dibawakan Tetty Kadi. Bakat seninya ternyata juga dimiliki oleh ketiga anaknya yaitu Inu, Mala dan Tantra yang kini membentuk sebuah band bernama Numata.

Lagu yang berjudul 'Sepanjang Jalan Kenangan' ciptaan A. Riyanto mulai masuk ke dapur rekaman pada 1960an dan digarap bersama Phillip Comp. Rekaman perdananya beredar pada 1966 diiringi oleh band dari Zaenal Combo. Album tersebut mengusung delapan lagu yang keseluruhannya karya sepupunya antara lain Pulau Seribu, Bunga Mawar, Ayah dan Ibu, Habis Gelap Terbitlah Terang, Teringat Selalu, Si Kura-kura dan Alam Desa.

Pada tahun 1967, lagu 'Pulau Seribu' dan 'Teringat Selalu' menjadi lagu populer setelah dikeluarkan dari perusahaan rekaman Remaco di bawah label Bintang dan Melody. Selain lagu tersebut, ia juga sukses membawakan lagu 'Mimpi Sedih'. Ia tidak hanya puas dengan karir keartisannya ini. Jiwa ingin mencoba hal baru pun membawanya untuk berkecimpung di dunia politik.

Tetty Kadi kemudian aktif dalam dunia politik dan berkembang bersama partai Golkar. Pada saat pergelaran pemilihan umum pada 2004, ia terpilih menjadi anggota DPRD wilayah Jawa Barat. Singkat cerita, Tetty Kadi kemudian menjadi anggota DPR periode 2009-2014 untuk daerah pemilihan Jawa Barat VIII. Pada saat ia duduk di kursi DPRD Jawa Barat, Tetty Kadi sempat menduduki salah satu komisi yang paling penting yakni sebagai wakil ketua Komisi B.

Apapun yang dilakukan Tetty Kadi kini, ia masih tetap sangat melekat pada beberapa lagu hits yang pernah dibawakannya seperti Mengapa Tiada Maaf (jawaban), Renungkanlah, Aku dan Dia, Semalam di Kuala Lumpur, Sepasang Rusa, Mimpi Sedih, dll.

Riset dan analisa oleh Pilar Asa Susila

Profil

  • Nama Lengkap

    Tetty Kadi Bawono

  • Alias

    No Alias

  • Agama

  • Tempat Lahir

    Jakarta

  • Tanggal Lahir

    1952-04-03

  • Zodiak

    Aries

  • Warga Negara

    Indonesia

  • Anak

    Inu, Mala, Tantra

  • Biografi

    Tetty Kadi Bawono merupakan seorang penyanyi asal Indonesia sekaligus anggota DPR dari partai Demokrat. Ia merupakan anak dari Kolonel Kadi dan sepupu dari A. Riyanti, pencipta lagu populer di Indonesia. Di era 1970an, masyarakat sangat mengagumi lagu-lagu yang dibawakan Tetty Kadi. Bakat seninya ternyata juga dimiliki oleh ketiga anaknya yaitu Inu, Mala dan Tantra yang kini membentuk sebuah band bernama Numata.

    Lagu yang berjudul 'Sepanjang Jalan Kenangan' ciptaan A. Riyanto mulai masuk ke dapur rekaman pada 1960an dan digarap bersama Phillip Comp. Rekaman perdananya beredar pada 1966 diiringi oleh band dari Zaenal Combo. Album tersebut mengusung delapan lagu yang keseluruhannya karya sepupunya antara lain Pulau Seribu, Bunga Mawar, Ayah dan Ibu, Habis Gelap Terbitlah Terang, Teringat Selalu, Si Kura-kura dan Alam Desa.

    Pada tahun 1967, lagu 'Pulau Seribu' dan 'Teringat Selalu' menjadi lagu populer setelah dikeluarkan dari perusahaan rekaman Remaco di bawah label Bintang dan Melody. Selain lagu tersebut, ia juga sukses membawakan lagu 'Mimpi Sedih'. Ia tidak hanya puas dengan karir keartisannya ini. Jiwa ingin mencoba hal baru pun membawanya untuk berkecimpung di dunia politik.

    Tetty Kadi kemudian aktif dalam dunia politik dan berkembang bersama partai Golkar. Pada saat pergelaran pemilihan umum pada 2004, ia terpilih menjadi anggota DPRD wilayah Jawa Barat. Singkat cerita, Tetty Kadi kemudian menjadi anggota DPR periode 2009-2014 untuk daerah pemilihan Jawa Barat VIII. Pada saat ia duduk di kursi DPRD Jawa Barat, Tetty Kadi sempat menduduki salah satu komisi yang paling penting yakni sebagai wakil ketua Komisi B.

    Apapun yang dilakukan Tetty Kadi kini, ia masih tetap sangat melekat pada beberapa lagu hits yang pernah dibawakannya seperti Mengapa Tiada Maaf (jawaban), Renungkanlah, Aku dan Dia, Semalam di Kuala Lumpur, Sepasang Rusa, Mimpi Sedih, dll.

    Riset dan analisa oleh Pilar Asa Susila

  • Pendidikan

  • Karir

    • Penyanyi
    • Anggota DPRD Jawa Barat

  • Penghargaan

Geser ke atas Berita Selanjutnya