Wiranto

Wiranto

ARSIP BERITA
  • Menko Polhukam Wiranto menuturkan, melorotnya indeks demokrasi tidak serta merta menggambarkan turunnya kinerja pemerintah. Apalagi, turunnya indeks demokrasi karena diwarnai keriuhan saat Pilkada.

  • Pos Lintas Batas Negara bukti pembangunan di perbatasan lebih baik. Menurutnya, pembangunan wilayah perbatasan merupakan wujud nyata terkait amanat dalam Nawacita, yakni Membangun dari pinggiran. Seperti membangun Pos lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu.

  • Wiranto sebut bela negara dikendalikan Dewan Pertahanan Nasional. Wiranto melanjutkan, walau sudah ada dalam undang-undang, langkah itu perlu dilakukan yang bentuknya tidak hanya berorientasi pada latihan militer, tetapi lebih luas lagi.

  • Februari 2017, Presiden Joko Widodo mengaku sudah menginstruksikan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto dan Jaksa Agung Prasetyo untuk menyelesaikan tujuh kasus pelanggaran HAM masa lalu.

  • Wiranto bakal minta penjelasan Kapolri terkait Densus Antikorupsi. Setelah mendapat penjelasan dari Jenderal Tito, Wiranto memastikan akan mendorong wacana tersebut ke rapat terbatas. Namun dia belum bisa memastikan kapan ratas digelar.

  • "Saya minta BIN untuk kroscek apakah ada warga negara Indonesia, ternyata tidak ada. ISIS yang menyerahkan 100 itu tidak ada warga Indonesia itu hasil penyidikan BIN," lanjut Wiranto.

  • Menko Polhukam Wiranto mengungkapkan, dirinya telah mendapat kabar dari pihak Australia mengenai terbunuhnya tokoh-tokoh ISIS di Marawi yaitu Omar Maute dan Isnilon Hapilon. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Australia untuk menuntaskan kelompok radikal tersebut.

  • Wiranto ingatkan manuver kelompok radikal jelang Pemilu 2019. Menko Polhukam Wiranto mengingatkan kepada calon peserta pemilu supaya waspada terhadap kelompok yang ingin menimbulkan kekacauan. Sebab, menjelang kontestasi, hal tersebut sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin merusak kedamaian.

  • Wiranto ingatkan manuver kelompok radikal jelang Pemilu 2019. Menko Polhukam Wiranto mengingatkan kepada calon peserta pemilu supaya waspada terhadap kelompok yang ingin menimbulkan kekacauan. Sebab, menjelang kontestasi, hal tersebut sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin merusak kedamaian.

  • Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan, Indonesia dikenal dunia karena mempunyai program pembinaan teroris. Indonesia juga negara yang menekankan konsep perdamaian untuk menangkal paham terorisme.